Demo Mahasiswa di Depan Polda

Mobil Curian oleh Brigadir AK Dibeli oleh Anggota TNI, Ini Penjelasan Kapenrem Korem 102/Pjg

Kepala Penerangan Korem 102/Pjg, Mayor Chk Suryanto membantah jika anggota TNI tersebut bertindak sebagai penadah terkait mobil curian oleh polisi

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Erlan Munjai (kiri) saat memberikan keterangan soal keterlibatan saksi kunci Haryono dalam aksi brutal polisi tembak warga, Rabu (18/12/2024). Yuliani, istri tersangka H dalam kasus polisi bunuh warga tak kuasa menahan tangis ketika memberikan keterangan bersama kuasa hukumnya, Parlin B Hutabarat, Senin (16/12/2024) lalu. 

Diketahui sebelumnya, mobil yang dicuri dari korban Budiman Arisandi itu dijual dengan Rp 50 juta. Kemudian, Anton mentransfer uang Rp 15 juta dari hasil penjualan mobil kepada Haryono. 

Setelah itu, Haryono mengembalikan uang tersebut secara bertahap karena tak ingin terlibat lebih jauh. 

Terungkapnya penembakan ini, bermula dari temuan mayat Budiman oleh warga pada Jumat (6/12/2024). Saat itu, kepolisian menyebut mayat tersebut dengan Mr X. 

Lalu, pada Selasa (10/12/2024), Haryono melaporkan kejadian penembakan yang dilakukan oleh Anton. 

Haryono yang semula menjadi saksi kunci karena melihat seluruh kejadian dan bersama Anton sehari sebelum penembakan, keduanya kini menjadi tersangka. 

Baca juga: Polisi Tembak Warga di Katingan, YLBHI Sebut Polda Pastikan Keterlibatan Haryono Tak Ada Tekanan

Baca juga: Kapolda Kalteng Rapat dengan Komisi III DPR RI terkait Brigadir AK yang Tembak Sopir Ekspedisi

Menurut kepolisian, Haryono menjadi tersangka karena terlibat membuang mayat Budiman serta menghilangkan barang bukti. 

Namun, menurut pengacara Haryono, Parlin B Hutabarat, kliennya itu terpaksa melakukan hal tersebut karena di bawah tekanan. 

"Kalau Haryono melawan mungkin dia juga jadi korban," tukas Parlin. 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved