Demo Mahasiswa di Depan Polda

Berita Populer Kalteng: KH Sebut Oknum Berseragam Tadah Mobil Korban Tembak Brigadir AK hingga Demo

Berita Populer Kalteng: KH Sebut Oknum Berseragam Tadah Mobil Korban Tembak Brigadir AK hingga Demo.

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
Suriansyah Halim, kuasa hukum (KH) tersangka penembakan oleh Brigadir AK atau Anton Kurniawan saat diwawancarai, Kamis (19/12/2024). 

Waket Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni Minta Masyarakat Kawal Kasus Polisi Tembak Warga di Kalteng

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji saat menyampaikan permohonan maaf terkait perbuatan Brigadir AK yang menewaskan warga sipil inisial BA, Senin (16/12/2024).
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji saat menyampaikan permohonan maaf terkait perbuatan Brigadir AK yang menewaskan warga sipil inisial BA, Senin (16/12/2024).(Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Tragedi pembunuhan yang dilakukan anggota Polresta Palangkaraya Anton Kurniawan atau AK terhadap sopir ekspedisi berinisial BA (32) di Katingan Hilir, Kalimantan Tengah mendapat sorotan dari wakil rakyat di pusat.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta, kasus pembunuhan yang melibatkan anggota kepolisian dapat diusut dan diproses secara transparan.

Diketahui dalam kasus pembunuhan yang diotaki Brigadir AK, polisi turut satu orang sopir taksi online bernama Muhammad Haryono.

Haryono adalah orang yang melaporkan tentang peristiwa penembakan yang dilakukan Brigadir AK terhadap korban BA.

"Kalau memang temuan-temuan buktinya menyebutkan bahwa si sopir taksi online memang terbukti membantu pelaku utama, maka sudah sewajarnya ia ditangkap. Karena saya yakin Pak Kapolda Kalteng pasti benar-benar memastikan kasus ini berproses secara transparan dan objektif," kata dia kepada wartawan Kamis (19/12/2024).

Baca Selengkapnya

Breaking News, Mahasiswa Demontrasi Tuntut Copot Kapolda Kalteng Buntut Brigadir AK Tembak Warga

Puluhan mahasiswa melakukan aksi demontrasi di depan Mapolda Kalteng, tuntut Kapolda dicopot buntut penembakan yang dilakukan Brigadir Anton Kurniawan, Kamis (19/12/2024).
Puluhan mahasiswa melakukan aksi demontrasi di depan Mapolda Kalteng, tuntut Kapolda dicopot buntut penembakan yang dilakukan Brigadir Anton Kurniawan, Kamis (19/12/2024).(Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Puluhan mahasiswa melakukan aksi demontrasi di depan Mapolda Kalimantan Tengah (Kalteng). Aksi ini merupakan respon dari penembakan yang dilakukan Brigadir Anton Kurniawan, Kamis (19/12/2024). 

Anton merupakan polisi yang berdinas di Polresta Palangka Raya, dia menembak warga sipil asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Budiman Arisandi. 

Anton menembak korbannya di Kecamatan Katingan Hilir, Katingan. 

Merespon kasus penembakan warga sipil oleh polisi ini, mahasiswa melakukan aksi dan menuntut agar Kapolresta Palangka Raya dan Kapolda Kalteng dicopot. 

"Sampai kapan kami harus ditindas seperti ini terus, apakah di mata kalian kami tidak layak hidup," ujar Dida, Koordinator Aksi saat menyampaikan orasinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved