Kobar Marunting Batu Aji

Sebanyak 1.560 Warga Kobar Kalteng Terima Program Bantuan Pasang Baru Listrik

Sebanyak 1.560 warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) secara gratis di tahun 2024.

Editor: Haryanto
ISTIMEWA
Sekda Kobar Rody Iskandar saat menempelkan sticker program penerima BPBL di rumah warga Desa Sungai Tendang, Senin (02/12/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN – Sebanyak 1.560 warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) secara gratis di tahun 2024. 

Penyerahan bantuan ini dilakukan bersamaan dengan sosialisasi dan penyalaan pertama BPBL Provinsi Kalimantan Tengah di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, pada Senin (2/12/2024).

Acara tersebut juga dirangkai dengan pemberian bantuan token listrik dan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat. 

Program ini merupakan kolaborasi antara anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, dan PT PLN (Persero).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kobar Rody Iskandar yang mewakili Pj Bupati Kobar Budi Santosa, perwakilan Kementerian ESDM, jajaran PT PLN, camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: TABBE Award 2024, Pj Bupati Kobar Dukung Peningkatan Kinerja Petani Menuju Swasembada Pangan

Sekda Kobar, Rody Iskandar, mengapresiasi pelaksanaan program BPBL yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses listrik.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan program BPBL ini. Program ini membantu mewujudkan pemerataan akses listrik di Kotawaringin Barat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan,” ujar Rody.

Ia juga menyoroti pentingnya akses listrik dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga kualitas hidup masyarakat.

“Peran listrik sangat vital. Dengan adanya program ini, diharapkan ketimpangan distribusi listrik dapat diminimalisir, sehingga pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Rody mengungkapkan rasa syukurnya karena Kotawaringin Barat menjadi penerima manfaat terbesar program BPBL di Kalimantan Tengah tahun ini.

“Dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, Kobar menerima bantuan terbanyak, yaitu sebanyak 1.560 penerima,” ungkapnya.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk menjangkau desa-desa terpencil, seperti Desa Rangda, Desa Teluk Pulai, dan Desa Sungai Cabang yang berada di kawasan konservasi.

“Semoga program ini berkelanjutan dan menjangkau daerah-daerah yang secara geografis sulit dijangkau,” harapnya.

Melalui sambungan zoom, anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin menegaskan pentingnya validitas data penerima manfaat agar program ini tepat sasaran.

“Kami minta camat, kepala desa, hingga RT untuk terus memperbarui data penerima manfaat agar program ini tepat sasaran. Ketersediaan data yang valid dan akurat sangat penting,” katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved