Berita Bartim

Kondisi Bayi Ditemukan Depan Langgar Tamiyang Layang Sehat, Warga Berebut Ingin Mengadobsi

Bayi malang diduga dibuang ibunya yang ditemukan warga di depan sebuah langgar di Tamiyang Layang Kabupaten Barito Timur kondisinya sudah sehat.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Humas Polres Bartim untuk Tribunkalteng.com
Bayi laki-laki yang digendong petugas kepolisian Polres Bartim, diterlantarkan oleh orang tuanya, bayi mungil ini diletakkan di depan Langgar Jalan Ahmad Yani, Bartim, Kalimantan Tengah, pada Minggu (20/11/2022) lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARITO TIMUR -Bayi malang diduga dibuang ibunya yang ditemukan warga di depan sebuah langgar di  Tamiyang Layang Kabupaten Barito Timur, Minggu (20/11/2022) lalu, kini kondisinya sudah sehat.

Bayi laki-laki yang ditemukan pada sebuah langgar Jalan Ahmad Yani, Barito Timur, Kalimantan Tengah ini malah  jadi rebutan warga untuk diasuh.

Pasalnya bayi imut dan lucu tersebut ditinggalkan oleh orang tuanya dengan secarik surat kertas yang berisikan minta tolong dirawat.

Bayi yang ditemukan masih dengan tali pusar yang menempel tersebut pun banyak mendapat respon sedih dan menarik empati warga.

Baca juga: Petugas Selidiki Orang Tua Pembuang bayi Laki-laki, Ditemukan Depan Langgar di Tamiyang Layang

Baca juga: Gelar Lomba Masak Berbahan Dasar Ikan, Pj Bupati Anang Dirjo Berharap Warga Kobar Gemar Makan Ikan

Baca juga: Pria Pelambuan Banjarmasin Barat Ditangkap di Jalan Trans Kalimantan Alalak, Sabu 0,28 Gram Disita

Baca juga: Antisipasi Kerawanan Gangguan Ketertiban dan Keamanan di Masyarakat, Kesbangpol Kotim Bentuk FKDM

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bartim AKBP Viddy Dasmasela melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Bartim Aiptu Mahmudi.

“Banyak warga yang hendak menjadi orang tua asuh bayi laki-laki tersebut dan bersedia mengadopsinya,” terangnya saat dihubungi Tribunkalteng.com, pada Jumat (25/11/2022).

Bayi yang berusia 5 hari tersebut hingga kini masih di bawah pengawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang.

Yang mana berdasarkan informasi terkahir, kondisi kesehatan bayi laki-laki tersebut sudah sehat dan stabil.

Terkait adopsi dan hak asuh bayi laki-laki tersebut, Aiptu Mahmudi memberikan komentarnya.

“Terdapat beberapa prosedur yang harus dijalani dan dipenuhi oleh warga yang hendak mengadopsi bayi tersebut,” ujarnya.

Kanit PPA Polres Bartim mengatakan untuk mengasuh bayi tersebut harus berkoodinasi terlebih dahulu dengan Dinas Sosial Bartim dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bartim.

Sedangkan terkait kasus penelantaran bayi pun masih dalam tahap penyelidikan oleh Polres Barito Timur.

“Hingga saat ini proses penyelidikan terus berjalan, kami masih mengumpulkan bahan keterangan guna mengungkap identitas orang tua bayi laki-laki tersebut,” ungkap Aiptu Mahmudi.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga meminta keterangan dati para saksi yang pertama kali menemukan bayi malang itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved