Berita Kotim

Waspada Peralihan Musim, Dinkes Kotim Ingatkan Masyarakat Jaga Kesehatan dan Imun Tubuh

Kadinkes Kotim, Umar Kaderi mengatakan pancaroba merupakan musim peralihan seperti saat ini banyak sekali penyakit yang ditimbulkan.

HermanAntoni/Tribunkalteng.com
HIMBAUAN - Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Umar Kader saat ditemui di ruangannya, pada Jumat (9/5/2025) kemarin. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Musim pancaroba merupakan kondisi peralihan musim dari satu musim ke musim lainnya, seperti musim kemarau ke musim hujan.

Perubahan cuaca juga ini kemungkinan menyebabkan berbagai macam penyakit yang akan di timbulkan saat musim pancaroba.

Hal tersebut dikarenakan perubahan suhu lingkungan dan cuaca yang berdampak pada Kesehatan, serta mengganggu sistem kekebalan tubuh manusia perubahan cuaca yang tiba-tiba ini membuat tubuh manusia perlu beradaptasi. 

Baca juga: Kadisdik Kotim Tegaskan Sekolah Dilarang Tes Calistung Seleksi PPDB Murid Sekolah Dasar

Baca juga: Jelang Idul Adha 2025, Peternak di Sampit Kotim Kebanjiran Pesanan, Sapi Madura Paling Diminati

Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Umar Kaderi mengatakan pancaroba merupakan musim peralihan seperti saat ini banyak sekali penyakit yang ditimbulkan.

Beberapa diantaranya, yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit pencernaan, diare, tipes yang cenderung meningkat.

Menyikapi hal tersebut, Dinkes Kotim menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan guna memastikan ketersediaan obat-obatan dan layanan medis bagi masyarakat. 

"Pada saat terjadinya perubahan cuaca, sistem imun tubuh akan melakukan penyesuaian dengan kondisi cuaca sekitar," kata Umar Kaderi, Sabtu (10/5/2025). 

Ia menjelaskan, pada saat terjadinya perubahan cuaca, sistem imun tubuh akan melakukan penyesuaian dengan kondisi cuaca sekitar.

Hal tersebut yang menyebabkan imun lebih rentan terkena penyakit ditambah dengan lingkungan yang kurang sehat.

"Menyikapi hal tersebut, saat ini di puskesmas, obat-obatan sudah kita siapkan. Kami juga terus berkoordinasi dengan tenaga medis dan fasilitas kesehatan untuk memastikan semua berjalan dengan baik,” jelasnya. 

Selain langkah medis, Dinkes Kotim juga gencar mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat sebagai upaya memperkuat daya tahan tubuh. 

"Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk hidup sehat, menjaga pola makan, dan menjaga daya imun tubuh," pesannya. 

"Menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga sangat penting, karena dengan daya imun yang kuat, tubuh lebih mampu melawan penyakit yang mungkin timbul akibat perubahan iklim,” imbuhnya. 

Umar pun menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala awal seperti flu, batuk, dan demam. 

"Jika ada gejala awal penyakit, masyarakat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan sejak dini sangat penting agar penyakit tidak semakin parah," tegasnya. 

Pemantauan kondisi kesehatan masyarakat akan terus dilakukan oleh Dinkes Kotim selama musim penghujan dan kemarau. 

Selain itu, dirinya juga berharap masyarakat dapat melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara sering mencuci tangan sebelum makan, mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga dan membiasakan diri membersikan lingkungan sekitar.

“Kami akan terus melakukan evaluasi, memantau kondisi kesehatan di lapangan, serta siap mengambil langkah-langkah preventif lainnya jika dibutuhkan," tutupnya. 

(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved