Breaking News:

Berita Kalteng

GM PLN Kalbar Bertemu Gubernur Kalteng Bahas Interkoneksi Listrik Sistem Khatulistiwa

GM PLN Kalbar Didik Mardianto bertemu Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran membahas interkoneksi jaringan listrik Sistem Khatukistiwa (Kalteng-Kalbar).

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
istimewa
GM PLN Kalbar Didik Mardianto bertemu Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran membahas interkoneksi jaringan listrik Sistem Khatukistiwa (Kalteng-Kalbar). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan Barat Didik Mardianto melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan jajarannya membahas interkoneksi jaringan listrik sistem khatulistiwa.

Jajaran PLN Wilayah Kalimantan Barat dipimpin GM PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB), Didik Mardiyanto.

Dia bersama jajarannya bertemu Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dan Wakil Gubenur Kalteng H Edy Pratowo serta jajaranya di Palangkaraya, Rabu  (17/11/2021).

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menerima kunjungan kerja General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB), Didik Mardiyanto membicarakan koneksitas jaringan listrik tersebut.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Ini 7 Titik Jalan Terendam Air Menuju Jembatan Tumbang Nusa dari Palangkaraya

Baca juga: Willy M Yoseph Sebut 478 Desa di Kalimantan Tengah Belum Teraliri Listrik

PLN UIP KLB ingin bersinergi untuk memperoleh dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan regional kalimantan untuk wilayah barat kalimantan.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari pembangunan strategis nasional di tanah berkah Bumi Tambun Bungai.

PLN secara khusus membahas mengenai rencana interkoneksi sistem kelistrikan antara Sistem Barito di Kalimantan Tengah dan Selatan menuju Sistem Khatulistiwa yang merupakan sistem kelistrikan wilayah barat.

Didik mengatakan, PLN Kalbar sudah mempersiapkan beberapa proyek pembangunan untuk menghubungkan sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah hingga ke Kalimantan Barat tersebut.

"Saluran Udara Tengangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (KV) jalur Kendawangan-Sukamara, Pangkalan Bun-Sukamara, dan Nangabulik-Incomer. Selain itu terdapat pula Gardu Induk (GI) 150 kV Nangabulik dan juga GI Sukamara,” ujarnya.

Baca juga: Muncul di Bawah Mesin Genset Listrik, Ular King Kobra 2 Meter Kejutkan Warga Panarung Palangkaraya

Baca juga: Banjir Kalteng, Ketinggian Air Desa Tumbang Nusa Capai 80 Sentimeter

Diungkapkan dia,  keberhasilan pembangunan proyek-proyek ini sangat bergantung pada dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta kota serta peran aktif stakeholder.

"Kami perlu bantuan untuk setiap proses pembangunan yaitu dalam upaya pembebasan lahan, perolehan perijinan, pelaksanaan sertifikasi tanah juga selama proses konstruksi," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved