Breaking News:

Berita Kalteng

Banjir Kalteng, Ketinggian Air Desa Tumbang Nusa Capai 80 Sentimeter

Banjir Kalteng, Ketinggian Air Desa Tumbang Nusa capai 80 sentimeter pada pukul 12.00 WIB, Kamis (18/11/2021) dikatakan anggota Babinsa Dodik

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Banjir Kalteng, mobil dan truk yang melintas Jalan Trans Kalimantan Kawasan Tumbang Nusa terendam banjir mencapai ketinggian 80 sentimeter, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU – Banjir di Kalteng di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa semakin parah, Kamis (18/11/2021).

Titik Banjir di Kalteng ruas jalan Desa Tumbang Nusa sepanjangan 200 meter dan 200 meter sebelum Jembatan Tumbang Nusa.

Ketinggian air mencapai 10 menjadi 80 sentimeter pada pukul 12.00 WIB.

Sedangkan pada pukul 14.50 WIB air turun sebanyak 5 sentimeter, sehingga tinggi air menjadi 75 Cm. Titik terdalam banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Anggota Babinsa TNI-AD Pulang Pisau Dodik, bertugas di tengah banjir mengarahkan kendaraan roda empat atau lebih melintasi banjir

“Titik banjir paling dalam setinggi pinggang orang dewasa, untuk motor sudah tidak bisa melintas,” ungkap Dodik.

Selain motor, mobil roda empat pun beresiko sekali mogok “Itu ada truk yang mogok, ban truk slip. Namun karena terlalu lama terendam banjir truk akhirnya mogok,” jelas Dodik.

Baca juga: Banjir Kalteng, Sepanjang 100 Meter Jalan Desa Tumbang Nusa Terendam, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga: Banjir Kalteng Genangi Jalan Desa Penda Kabupaten Pulangpisau Banjir, Sepeda Motor Naik Kelotok

Baca juga: Banjir Kalteng, Warga Desa Tumbang Nusa Sediakan Jasa Penyeberangan Bagi Roda 2 Gunakan Pikap

Motor yang hendak melintasi banjir harus menggunakan angkutan penyebrangan mobil atau perahu.

“Motor rata-rata dari pagi hari sudah menggunakan angkutan penyebrangan atau perahu,” ungkap Dodik.

Menurutnya, aktivitas warga di titik banjir, Jalan Trans Kalimantan Desa Tumbang Nusa pun harus terhenti.

“Banjir menyebabkan penumpukan kendaraan atau tersendatnya arus lalu lintas sepanjang 2 Km lebih dari arah Palangkaraya-Banjarmasin begitupun sebaliknya,” ungkap Dodik.

Sehingga tak jarang mobil mengalami mogok saat melintasi banjir, akibat memaksakan menerobos air.

“Mobil pribadi yang mogok cukup banyak, tidak tahu pastinya berapa banyak. Kalau truk sekiranya di atas 5 untuk hari ini,” tutup Dodik. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved