Berita Palangkaraya

Willy M Yoseph Sebut 478 Desa di Kalimantan Tengah Belum Teraliri Listrik

Anggota DPR RI Willy M Yoseph yang merupakan Angggota Komisi VII membidangi Energi, Riset, dan Teknologi sebut 478 desa belum teraliri listrik

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Anggota Komisi VII DPR RI Willy M Yoseph saat memberikan materi Sosialisasi 4 Pilar di Room Meeting Hotel Neo Palma Kota Palangkaraya, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Pada kegiatan sosialisasi 4 pilar rangkaian diseminasi hukum pers yang di agendakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah

Anggota DPR RI Willy M Yoseph yang merupakan Angggota Komisi VII membidangi Energi, Riset, dan Teknologi memberikan paparan bidang kelistrikan.

Willy M Yoseph mengatakan, masih banyak desa di Kalimantan Tengah masih banyak yang belum teraliri listrik.

"Dari total 1571 desa yang ada di Kalimantan Tengah sebanyak 478 desa belum teraliri listrik," ucap Willy, di Room Meeting Hotel Neo Palma Kota Palangkaraya, Rabu (10/11/2021).

Menurutnya, ini berbanding terbalik dengan sumber energi batu bara yang ada di Kalimantan Tengah saat ini.

"Kita saat ini bisa dikatakan deposit sumber daya batu bara dengan sebanyak kurang lebih 2 miliar ton," ucap Willy M Yosep.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Kalteng Harap DAD Dapat Wujudkan Kesadaran Hukum Masyarakat

Baca juga: Inflasi di Kalimantan Tengah Bulan Oktober 2020-2021 mencapai angka 3,09 Persen

Mantan Bupati Murung Raya ini menjelaskan, Kalimantan Tengah bisa dibilang surplus energi.

Karena mempunyai beberapa pembangkit listrik yang bisa diandalkan seperti PLTU Mulut Tambang di Desa Kajuei Kabupateng Gunung Mas.

Diungkapkan Willy M Yoseph, alasan PLN tidak bisa cepat untuk listriknisasi di Kalimantan Tengah ini adalah faktor infrastruktur.

"Jika infrastruktur sudah baik maka PLN dapat mempercepat pendistribusian listrik di Kalimantan Tengah ini," tambahnya.

Baca juga: Gubernur Kalimantan Tengah Minta Ormas Islam di Kalteng Garda Terdepan Berantas Buta Aksara Alquran

Sebutnya, tentunya ini bukan hanya tugas PLN semata, namun tugas semua agar infrastruktur dan listriknisasi di Kalimantan Tengah ini merata.

Potilikus PDI Perjuangan ini menilai, jika listrik di Kalimantan Tengah ini bisa dinikmati disemua desa maka tingkat kebahagiaan masyarakat akan meningkat.

"Di era digital seperti ini listrik sangat penting bagi masyarakat, jika listrik sudah mengalir di semua desa yang ada di Kalteng maka masyarakat pun akan bahagia," pungkas Willy Midel Yoseph. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved