Breaking News:

Berita Kapuas

Ketua Gugus Tugas Kapuas Berharap PSBB Tak Diperpanjang, Minta Dukungan Warga

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kapuas, Panahatan Sinaga berharap PSBB selama 14 hari di Kabupaten Kapuas bisa optimal

tribunkalteng.com/fadly
Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kapuas, Panahatan Sinaga berharap PSBB di Kapuas berjalan optimal sehingga PSBB cukup dilaksanakan 14 hari. 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tengah berlangsung di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kapuas, Panahatan Sinaga pun berharap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari di Kabupaten Kapuas bisa optimal.

"Segala upaya dalam hal memutus rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan, termasuk dengan PSBB. Tentu semua berharap pelaksanaannya bisa sukses dan mendapat hasil yang diharapkan," kata Sinaga, Selasa (9/6/2020) sore.

Dilanjutkannya, jika semua sesuai harapan, maka tentu segala aktivitas pembatasan tak lagi dilakukan seperti saat PSBB.

Kades Sei Hanyo Kapuas Hulu Salurkan BLT Dana Desa untuk Warganya, Begini Cara Penyalurannya

Kepergok saat Beraksi, Dua Pencuri Karet ini Diamankan di wilayah Pulau Petak Kapuas

Ketua KNPI Kapuas Minta Semua Pihak Dukung Polres Kapuas Berantas Narkoba

"Kami berharap PSBB cukup 14 hari saja dan jangan sampai ada perpanjangan," ujarnya.

Maka itu, diharapkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dalam hal mensukseskan pelaksanaan PSBB yang dimulai sejak 4 Juni 2020 lalu.

"Saya pribadi berharap, PSBB cukup 14 hari saja dan hasilnya maksimal sesuai harapan, setelahnya kita di Kapuas bisa menuju new normal," ungkapnya.

Pihaknya pun tak bosan mengimbau seluruh masyarakat bisa mematuhi aturan selama PSBB ini. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati nomor 31 tahun 2020 tentang pedoman PSBB.

Apalagi dalam beberapa hari pemberlakuan PSBB di Kapuas, tak dipungkiri, masih ditemui pelanggaran aturan, khususnya saat jam malam.

"Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan memang masih ada ditemui sejumlah pedagang kuliner atau rumah makan yang masih buka melanggar batas jam operasional saat PSBB," bebernya.

Terkait masih adanya pelanggaran kepatuhan pemberlakuan PSBB, maka kini mulai dilakukan tindakan sedikit tegas oleh petugas di lapangan.

Semua semata-mata agar patuh dan berhasilnya PSBB sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten kapuas.

Pantau PSBB, Bupati dan Wabup Kapuas Temukan Warga Tak Bermasker di Pasar

Simpan Sabu, Pria Selat Tengah Diamankan Satresnarkoba Polres Kapuas

Kepatuhan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 juga harus semakin masif dan terus menerus dilakukan.

"Jangan sampai besarnya anggaran yang sudah dikucurkan selama penanganan covid-19, tidak mencapai hasil maksimal karena tidak satu padu dalam hal bersama-sama melakukan upaya pencegahan guna memutus penyebaran covid-19," pungkasnya. (tribunkalteng.com/fadly sr)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved