Pilkada Barito Utara 2025

Berikut Daftar Titik Rawan Pelanggaran PSU Barito Utara, Bawaslu Lakukan Pencegahan

TPS yang rawan adalah dua TPS lokasi PSU sebelumnya, yakni TPS 01 Melayu dan TPS 04 Malawaken.

Tayang:
Ahmad Supriandi/Tribunkalteng.com
WAWANCARA - Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Parawansa Shahbubakar, saat ditemui di Kantor Bawaslu setempat, Senin (4/8/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, MUARA TEWEH - Bawaslu Barito Utara telah mematakan sejumlah titik rawan terjadi pelanggaran selama rangkaian Pemungutan Suara Ulang (PSU) berlangsung.

Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Parawansa Shahbubakar mengungkapkan, TPS yang rawan adalah dua TPS lokasi PSU sebelumnya, yakni TPS 01 Melayu dan TPS 04 Malawaken.

"Dua TPS itu yang kami jadikan titik rawan," ujar Adam, Senin (4/8/2025).

Baca juga: Warga Harap Tak Ada Lagi PSU dan Politik Uang Pada Pilkada Barito Utara

Baca juga: Bawaslu Tangani Laporan Politik Uang jelang PSU Pilkada Barito Utara

Baca juga: PSU Pilkada Barito Utara, KPU Minta Pemilih Proaktif ke KPPS jika Belum Terima Undangan Memilih

Adam menambahkan, TPS 12 Kelurahan Lanjas juga menjadi titik rawan pelanggaran, karena lokasinya yang berada di tengah pasar.

"Dan pelaksanaan PSU nanti saat pasar sedang ramai, itu memang pasar mingguan," ucapnya.

Selain tigas TPS tersebut, dua TPS lokasi khsusus di Lapas Kelas II B Muara Teweh dan di wilayah perusahaan Mitra Barito juga masuk kategori titik rawan pelanggaran.

Tak hanya kategori rawan, Bawaslu Barito Utara juga menetapkan titik kategori rawan sedang seperti di Kecamatan Gunung Purei dan Lahei Barat.

"Dua kecamatan itu masuk kategori rawan sedang karena sulit di akses. Jadi Gunung Purei dan Lahei Barat pertimbangannya karena faktor alam," jelas Adam.

Untuk mengantisipasi pelanggaran, jajaran Bawaslu Barito Utara akan melakukan patroli selama 24 jam di lapangan, dengan bantuan sentra penegakkan hukum atau Gakkumdu.

"Tim kami minta menyebar untuk menangkap isu di lapangan dengan tetap menggunakan atribut lengkap," tegasnya.

Dengan petugas yang berpatroli menggunakan atribut lengkap itu, Adam berharap dapat mencegah tindakan kecurangan pemilu.

"Harapan jangan sampai terjadi, kalau pun ada yang berniat melakukan kecurangan, dia tidak jadi melakukan karena melihat petugas panwaslu," tukasnya.

(Tribunkalteng.com)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved