Berita Populer Kotim

Berita Populer Kotim Kalteng, 2,7 Kg Sabu Dimusnahkan, Awas Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi

Berita Populer Kotim Kalteng, Kapolres AKBP Resky Maulana Zulkarnain bersama jajaran musnahkan 2,7 kg sabu hingga Pemkab waspada tumpang tindih lahan

Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PEMUSNAHAN - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu di Mapolda Kotim, Jumat (11/7/2025). 

Wabup Kotim Sebut Hampir 70 Tahun Tak Ada Peremajaan Kabel Listrik, Kebakaran karena Korsleting

 

WAWANCARA - Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan belum ada peremajaan kabel listrik di Kotim hingga saat ini, akibatnya banyaknya kebakaran akibat korsleting listrik.
WAWANCARA - Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan belum ada peremajaan kabel listrik di Kotim hingga saat ini, akibatnya banyaknya kebakaran akibat korsleting listrik.(TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Banyaknya kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) lantaran korsleting listrik mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kotim Irawati.

Pasalnya Irawati mengungkapkan, hampir seusia Kabupaten Kotim sudah lebih dari 70 tahun, hingga kini belum ada peremajaan kabel yang dilakukan oleh PLN.

"Tidak ada peremajaan, yang ada hanya penambahan kabel, padahal ini menyangkut kerugian dari masyarakat kami," bebernya, beberapa hari lalu.

Wanita berhijab itu meminta, agar permasalahan kebakaran diakibatkan oleh korsleting listrik ini bisa menjadi perhatian serius, terutama oleh PT PLN Persero sebagai satu diantara BUMN yang bergerak di bidang ketenagalistrikan di Indonesia. 

"Jangan hanya bisa menuntun apa yang menjadi tagihan masyarakat kami, tetapi perhatian juga konsumen dari PLN itu sendiri," tegas Irawati


Baca Selengkapnya

Gegara Dana Pokir Anggota DPRD Kotim Ngamuk dan Pecah Kaca, Pemkab Sebut Pencairan Patuh Aturan

 

AMUK - Foto kolase kaca pecah diduga akibat oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengamuk, di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Senin (07/07/2025). Anggota DPRD Kotim, Hairis Salamad dari Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan klarifikasi perihal kejadian tersebut.
AMUK - Foto kolase kaca pecah diduga akibat oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengamuk, di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Senin (07/07/2025). Anggota DPRD Kotim, Hairis Salamad dari Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan klarifikasi perihal kejadian tersebut.(TRIBUNKALTENG.COM/HERMAN ANTONI SAPUTRA)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Polemik soal dugaan anggota DPRD Kotim (Kotawaringin Timur) mengamuk di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) terus bergulir. 

Diketahui, saat itu anggota DPRD Kotim dari Fraksi PAN, Hairis Salamad sempat bersitegang dengan Kabag UMKM DiskopUKMPerindag Kotim, Taufik Nurdin soal desakan pencairan anggaran Pokok Pikiran (Pokir). 

Karena merasa dipersulit wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V itu diduga mengamuk dan sempat membuat meja kaca yang terletak di lobi pecah.

Sebelum meninggalkan kantor, Hairis juga diduga sempat melontarkan kata-kata bernada tidak pantas. 

Selaku pihak yang bersitegang, Taufik Nurdin membenarkan atas informasi tersebut. 


Baca Selengkapnya

Musnahkan 2,7 Kg Sabu di Blender, Polres Kotim Berhasil Selamatkan 13.530 Warga Habaring Hurung

 

PEMUSNAHAN - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu di Mapolda Kotim, Jumat (11/7/2025) pukul 10.00 WIB.
PEMUSNAHAN - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu di Mapolda Kotim, Jumat (11/7/2025) pukul 10.00 WIB.(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Satresnarkoba melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu di Mapolres Kotim, Jumat (11/7/2025) pukul 10.00 WIB. 

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain. 

Pemusnahan barang bukti ini berasal dari puluhan kasus yang ditangani selama 25 hari, mulai 16 Juni hingga 10 Juli 2025, dengan total tersangka sebanyak 34 orang. 

Dari total tersebut, 29 orang merupakan laki-laki dan 5 orang perempuan.

“Polres Kotim dan jajaran telah mengungkap sebanyak 28 laporan polisi dengan jumlah tersangka 34 orang, dari hasil Operasi Antik Telabang 2025," kata AKBP Resky Maulana Zulkarnain. 


Baca Selengkapnya

Pemkab Kotim Tak Mau Gegabah Terkait Penyediaan Lahan bagi 4 Kecamatan Program Trasmigrasi Kalteng

 

WAWANCARA - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim, Johny Tangkere, saat diwawancara beberapa hari lalu.
WAWANCARA - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim, Johny Tangkere, saat diwawancara beberapa hari lalu.(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Meskipun saat ini pemerintah pusat berencanan mencanangkan kembali program Transmigrasi Kalteng, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Namun pihak Pemerintah Kabupaten Kotim, tampaknya tak mau gegabah terkait penyediaan lahan bagi para pendatang tersebut. Meskipun sudah ada gambaran ada empat kecamatan sebagai zona transmigrasi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim, Johny Tangkere, menjelaskan bahwa salah satu syarat utama adalah ketersediaan lahan minimal 19 ribu hektare. 

Satu di antaranya karena harus menyiapkan anggaran besar, termasuk dana pendampingan daerah dan dana pusat yang nilainya mencapai sekitar Rp500 juta.

"Kenapa kita harus berhati-hati? Karena takut tumpang tindih dengan perkebunan dan lainnya," katanya.


Baca Selengkapnya

Soal Insiden Anggota DPRD Kotim Pecahkan Kaca Meja, Fraksi PAN Masih Tunggu Arahan DPD

 

AMUK - Foto kolase kaca pecah diduga akibat oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengamuk, di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Senin (07/07/2025). Anggota DPRD Kotim, Hairis Salamad dari Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan klarifikasi perihal kejadian tersebut.
AMUK - Foto kolase kaca pecah diduga akibat oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengamuk, di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Senin (07/07/2025). Anggota DPRD Kotim, Hairis Salamad dari Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan klarifikasi perihal kejadian tersebut.(TRIBUNKALTENG.COM/HERMAN ANTONI SAPUTRA)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) angkat bicara terkait insiden pecahnya kaca meja yang belakangan ini sedang ramai. 

Bagaimana tidak, diduga hal tersebut dilakukan oleh salah satu anggota dewan dari PAN tersebut di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP).

Ketua Fraksi PAN DPRD Kotim Dadang Siswanto mengungkapkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari anggota yang bersangkutan. 

Namun, untuk langkah selanjutnya fraksi masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN.

“Dari fraksi sudah meminta klarifikasi. Masih nunggu arahan dari DPD,” ujar Dadang singkat saat dikonfirmasi, Jumat (11/7/2025). 


Baca Selengkapnya

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved