Kotim Habaring Hurung

Wabup Kotim Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Bapanggang Raya dan Handil Sohor, Salurkan Bantuan

Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati mengunjungi korban musibah kebakaran, di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM/HERMAN ANTONI SAPUTRA
PENYALURAN BANTUAN - Wakil Bupati Kabupaten Kotim Irawati saat menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran di Handil Sohor, Rabu (9/7/2024).  

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati mengunjungi korban musibah kebakaran, di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Rabu (9/7/2025) kemarin. 

Kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus untuk menyalurkan bantuan dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada warga terdampak.

Kebakaran terjadi pada Selasa (8/7/2025) pukul 14.07 dan 19.45 WIB. 

Baca juga: Kebakaran di Kotim Kalteng, Si Jago Merah Mengamuk Hanguskan Rumah Warga Desa Bapeang

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Lagi-lagi Kebakaran di Kotim, Gedung Walet dan Mobil di Desa Handil Sohor Ludes

Insiden itu menghanguskan dua bangunan rumah berbahan dasar kayu, satu mobil dan bangunan sarat walet, yang kerugiannya jika dijumlahkan mencapai lebih dari ratusan juta rupiah. 

Akibat peristiwa ini, sebanyak dua kepala keluarga atau empat jiwa terdampak. 

Dalam kunjungannya, Irawati menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di wilayahnya tersebut. 

“Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tapi ini bentuk dukungan moril yang kami berikan. Pemerintah hadir secara masif memberikan dukungan dan support kepada warga kita,” kata Irawati

Irawati juga memahami betul dampak psikologis yang dirasakan korban pascakebakaran, terlebih saat seluruh harta benda ludes dilalap api. 

Karena itu, kehadiran pemerintah diharapkan dapat memberi ketenangan dan semangat bagi warga yang terdampak.

“Kami tahu pasti syok karena semua harta benda habis. Maka dari itu, kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik," bebernya. 

"Kalau instalasinya sudah lama, atau saat meninggalkan rumah, tolong cabut semua peralatan elektronik,” imbuhnya.

Menurutnya, sebagian besar kasus kebakaran di Kotim saat ini disebabkan oleh korsleting listrik. 

Dirinya berharap masyarakat lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi kelistrikan di rumah masing-masing, terutama saat rumah dalam keadaan kosong.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa peralatan memasak dan keperluan dasar lainnya. 

Pemkab juga akan menindaklanjuti proses pemulihan dengan harapan para korban bisa kembali memiliki tempat tinggal.

“Setidaknya bisa mendirikan rumah sederhana bagi korban kebakaran,” tutup Irawati

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved