Berita Kotim Kalteng
Lonjakan Pemintaan Cetak e-KTP, Kadis Disdukcapil Kotim Berlakukan Pembatasan
Dukcapil Kotim menerima tambahan blangko dari provinsi dan Jakarta untuk melakukan pencetakan e-KTP bagi masyarakat.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRINBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Permintaan pencetakan e-KTP di Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) dalam dua pekan terkahir terus meningkat secara signifikan.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil Kotim menerima tambahan blangko dari provinsi dan Jakarta.
Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang menyebut, lonjakan permintaan e-KTP itu akibat beberapa faktor.
Baca juga: Bupati Kotim Tegaskan Sanksi Adat Masih Berlaku MB Ketapang dan Diberlakukan Seluruh Wilayah
Baca juga: Wabup Kotim Perjuangkan Aspirasi Nelayan Terkait Syahbandar Perikanan
Baca juga: Bupati Halikinnor Sebut Musrenbang RPJMD Penentu Arah Pembangunan di Kotim
Satu diantaranya, seperti aturan ketat dari lembaga perbankan dan instansi lain yang menolak KTP dengan masa berlaku terbatas meski secara hukum dokumen tersebut masih sah selama data tidak berubah.
"Sejauh ini kami sudah menerima sekitar 5.000 blangko yang diterima dari provinsi dan 6.000 blangko tambahan dari pengambilan langsung di Jakarta pada Februari 2025 lalu," katanya, Selasa (24/6/2025).
Menurutnya, banyak warga datang dengan KTP lama yang masa berlakunya terbatas sehingga tidak diterima saat membuka rekening.
Hal ini menyebabkan para warga harus segera mencetak ulang KTP elektronik.
Tidak hanya itu, Disdukcapil Kotim bahkan pernah mencetak hingga 600 keping e-KTP dalam sehari.
Meski stok blangko kian menipis, pihaknya memastikan pelayanan tetap berlangsung tanpa pembatasan kuota, dengan antrean harian antara 200 hingga 300 warga.
“Kami tetap melayani seluruh pemohon selama mereka bersabar menunggu giliran,” tegasnya.
Namun untuk sementara, layanan pencetakan difokuskan di kantor Disdukcapil dan tidak lagi tersedia di Mal Pelayanan Publik, karena keterbatasan stok blangko.
Agus mengharapkan stok yang ada bisa cukup hingga akhir pekan ini, mengingat hari Jumat bertepatan dengan tanggal merah.
Pasokan blangko didapatkan melalui dua jalur, yakni langsung dari Ditjen Dukcapil Kemendagri dan lewat koordinasi dengan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah.
“Untuk itu kami terus berupaya agar layanan pencetakan e-KTP di Kotim dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
(tribunkalteng.com)
Nenek-nenek di Baamang Hulu Kotim Kalteng Tampil Percaya Diri di Catwalk, Meriahkan HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Warga Minta Biaya Bongkar Kandang Ayam, BKSDA Kotim Ingatkan Ancaman Buaya di Sungai Mentaya |
![]() |
---|
Ketua DPRD Kotim Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi Alat Berat di Dinas Pertanian |
![]() |
---|
Posbakum Dibentuk di MB Ketapang, Anggota DPRD Kotim Harap Desa dan Kelurahan Menyusul |
![]() |
---|
Genangan Air Disorot, Kepala DSDABMBKPRKP Kotim: Drainase Permanen Sangat Dibutuhkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.