Berita Kotim Kalteng
Kampung Nelayan Merah Putih Diusulkan Dibangun di Desa Sei Ijum Raya Kotim Kalteng
Pemkab Kotim melalui Dinas Perikanan usulkan Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur melaui Dinas Perikanan mengusulkan Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.
Meski demikian, untuk kepastian pembangunan masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Pusat.
Sekertaris Dinas Perikanan Kotim, Ikhsan Humairi mengatakan usulan itu sebagai tindak lanjut surat resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait rencana pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Tak ketinggalan dengan program ini, maka ada upaya mengusulkan lokasi di Desa Sei Ijum Raya untuk dibangun perkampungan tersebut.
"Salah satu kandidat yang kami usulankan memang di kawasan Desa Sei Ijum Raya, disitu rencananya akan kami usulkan Kampung Nelayan dan Kampung Budidaya Merah Putih," katanya, Rabu (28/5/2025).
Ikhsan menjelaskan, kampung nelayan Merah Putih merupakan pembangunan prasarana kawasan dan sarana produksi dari hulu sampai hilir.
Apabila terpilih mendapatkan program ini, maka bisa mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah pusat.
Menurutnya, kegiatan bantuan pembangunan kampung nelayan Merah Putih meliputi pembangunan pabrik es, cold storage, bengkel mesin kapal, penyediaan/perbaikan jalan di kawasan lokasi sentra nelayan.
Selanjutnya, ada penyediaan sentra kuliner perikanan, penyediaan kios perbekalan melaut dan penyediaan balai nelayan.
Selain itu, juga ada pembangunan sarpras pengelolaan sampah atau IPAL hingga air bersih dan penyediaan MCK umum.
Pemberian fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU), pemeliharaan kawasan berupa pengecatan kawasan pemukiman nelayan, psnyediaan/perbaikan sarpras fasilitas umum.
“Ada juga pemenuhan perlengkapan pendukung usaha kelautan dan perikanan lainnya,” katanya.
Ia berharap program ini bisa diakses karena menjadi upaya untuk peningkatan kesejahteraan para nelayan di Desa Sei Ijum Raya tersebut.
Tak hanya itu, Pemkab Kotim juga mendorong pengembangan hilirisasi industri perikanan di kawasan tersebut untuk memberi nilai tambah dan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.
"Harapannya nanti akan tumbuh industri pengolahan di sana. Produk yang bisa menjadi bahan buat ekspor, biar diekspor," bebernya.
Karhutla di Depan City Mall Sampit, Damkar Kotim Turunkan Personel Padamkan Lahan Semak Belukar |
![]() |
---|
Laka Tunggal di Ahmad Yani Sampit Kotim, Pengemudi Luka Parah di Wajah Tabrak Pembatas Jalan |
![]() |
---|
Kuliner Unik di Sampit Kotim, Pisang Nangka Goreng Madu jadi Incaran Warga hingga ke Luar Daerah |
![]() |
---|
Nenek-nenek di Baamang Hulu Kotim Kalteng Tampil Percaya Diri di Catwalk, Meriahkan HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Warga Minta Biaya Bongkar Kandang Ayam, BKSDA Kotim Ingatkan Ancaman Buaya di Sungai Mentaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.