Berita Kotim

Bupati Harapkan PWI Kotim Terus Berintegritas dan Bangun Daerah Saat Konfercab 2025

Wartawan pun harus tetap berpegang teguh pada etika jurnalistik, sehingga wartawan tetap berada di koridor yang tepat.

|
HermanAntoniSaputra/Tribunkalteng.com
PWI KOTIM - Bupati Kotim beserta jajaran saat berfoto bersama dalam kegiatan Konfercab PWI Kotim, Rabu (14/5/2025) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Saat ini tantangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), terkhusus yang ada di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah ke depan sangat berat.

Tentunya harus memberikan perubahan besar secara internal dan eksternal dan dituntut untuk semakin kreatif serta profesional dalam menyajikan berita.

Selain itu, Wartawan pun harus tetap berpegang teguh pada etika jurnalistik, sehingga wartawan tetap berada di koridor yang tepat.

Baca juga: Inilah Lima Bakal Calon Ketua PWI Kotim Kalteng Periode 2025-2028, Ada Petahana

Baca juga: Pemkab dan PWI Kotim Gelar Pelatihan dan Lomba Jurnalistik, Sekda Harapkan Pemberitaan Terpercaya

Demikian disampaikan Bupati Kotim, Halikinnor dalam arahannya saat menghadiri dan membuka secara resmi Konfercab PWI Kotim dalam memilih ketua dan kepengurusan periode 2025-2028, di Gedung Wanita Sampit, Rabu (14/5/2025).

"Saya berharap ditengah laju digitalisasi yang begitu pesat, peran wartawan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga akurasi, etika, dan integritas dalam membangun daerah," kata Halikinnor.

Bupati Kotim menuturkan ditengah dinamika masyarakat yang terus berkembang,, tema yang diusung hari ini "Jurnalisme Berkualitas, Menjawab Tantangan Era Digital" sangat relevan dengan kondisi zaman saat ini.

Halikinnor menyadari bahwa tugas menjadi seorang jurnalis tidak mudah dalam menghadapi tekanan dari berbagai arah, baik dari sisi politik, ekonomi, maupun teknologi.

Wartawan dituntut untuk tetap menjaga independensi dan profesionalisme.

"Untuk itu, pemerintah Kabupaten Kotawaringin timur akan terus mendukung kebebasan pers yang bertanggungjawab dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik yang benar," bebernya.

Halikinnor berharap momentum konferensi ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang memperkuat solidaritas.

Termasuk juga memperteguh komitmen pada kode etik jurnalistik, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PWI Kotim semakin maju dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.

"Atas nama Pemerintah Kotawaringin Timur, saya menyampaikan apresiasi dan selamat atas terselenggaranya Konfercab PWI Kotim, Kegiatan ini merupakan momen penting, tidak hanya untuk konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai refleksi terhadap peran strategis jurnalis," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kotim, Siti Fauziah, mengatakan kegiatan ini merupakan momen penting untuk menentukan Ketua PWI Kotim periode 2025-2028.

Dirinya mengungkapkan ada lima calon yang telah resmi terdaftar sebagai calon ketua PWI Kotim diantaranya, yakni dirinya sendiri Siti Fauziah, Pujo Darmanto, Dody Rafliansyah, Fathurrachman, dan Rusliadi.

Dalam konferensi ini, total sebanyak 49 suara akan diperebutkan berasal dari anggota aktif dengan kartu keanggotaan yang sah dan masih berlaku.

Lebih lanjut, dirinya berharap konfernsi ini dapat berjalan lancar dan siapapun yang terpilih akan membawa PWI Kotim lebih baik kedepannya.

"Saya berharap, siapapun yang terpilih nanti menjadi ketua PWI Kotim, akan membawa PWI lebih baik dan tetap solid dalam membangun daerah," tandas Siti Fauziah.

(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved