Profil
Lihat Profil Shesy Aulia Anggia Perwakilan Kotim Pada Putri Otonomi Indonesia 2025
Profil Shesy Aulia Anggia jadi perwakilan Kabupaten Kotawaringin Timur pada Puteri Otonomi Indonesia 2025.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengirimkan putri terbaiknya dalam ajang Nasional yang akan mengikuti pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2025.
Perwakilan putri terbaik Kotim itu bernama Shesy Aulia Anggia.
Shesy akan bersaing di tingkat nasional bersama puluhan perwakilan dari seluruh kabupaten di Indonesia yang akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Baca juga: Proyek Pembenahan Pasar Ikan Mentaya Sampit Dilaksanakan 2025 Ini oleh Pemkab Kotim
Baca juga: Bupati Halikinnor Harapkan Putra Putri Pariwisata Bantu Promosikan Pariwisata Kotawaringin Timur
Terpilihnya Shesy sebagai perwakilan Kotim jalang ajang POI 2025, tidak lepas dengan prestasinya yang baik di dunia akademik maupun non akademik.
Shesy Aulia Anggia lahir pada 26 September 2006 di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Di usia yang ke-19 tahun, sepak terjangnya dalam menorehkan prestasi di usia muda tidak perlu diragukan lagi.
Terbukti dengan segudang prestasi yang pernah ditorehkan, membuat Shesy layak untuk mewakili Kabupaten Kotim dalam ajang Puteri Otonomi Indonesia 2025.
"Selamat 19 tahun saya hidup di Desa Kandan saya sadar bahwa namanya kesempatan itu kadang bukan menunggu diberikan tapi harus kita yang ambil jalan," katanya pada Tribunkalteng.com, Jumat (9/5/2025).
Hal tersebut yang membuat dia bersemangat untuk mengikuti Pemilihan Puteri Otonomi Indonesia.
Menurutnya, lewat ajang pemilihan ini, bisa jadi jalan untuk berkembang lebih baik dan berdampak yang lebih besar diusianya yang muda ini.
"Semoga ajang ini juga bisa menjadi wahana pemberlajaran bagi saya," harapnya.
Perjalanan Shesy membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap pendidikan, siapapun bisa mencapai impian dan memberi dampak positif.
Dirinya pun mengaku sangat yakin untuk dapat meraih podium pertama menjadi Puteri Otonomi Indonesia 2025.
"Saya rasa menang kalah bukan point utama, point utama pada ajang ini adalah kami semua, seluruh peserta berusaha menampilkan dan memberikan yang terbaik, kami pemenang bagi diri kami sendiri," imbuhnya.
Untuk itu berpesan bagi kaum muda Kotim agar terus belajar dan tidak takut bermimpi.
Profil Sucipto Setia Jaga Palangka Raya dari Bahaya Api Lebih dari Dua Dekade |
![]() |
---|
Puteri Indonesia Kalteng 2025 Ahsan Nadia Ramadhana, Menginspirasi lewat Budaya Dayak dan Karier |
![]() |
---|
Sosok Agnes Widiastuti, Kepala BPS Kalteng yang Konsisten Bawa Perubahan Positif |
![]() |
---|
Profil Ahmada Dahlan, Anak Petani dari Kotim hingga Berhasil Jadi Ketua KPID Kalimantan Tengah |
![]() |
---|
Profil Rangga Lesmana, Birokrat Muda Kalteng Konsisten Meniti Karier dari Bawah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.