Kotim Habaring Hurung

Proyek Pembenahan Pasar Ikan Mentaya Sampit Dilaksanakan 2025 Ini oleh Pemkab Kotim

Merencanakan pembenahan Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit, bakal dilaksanakan pada 2025 ini, untuk anggaran sudah disetujui sesuai arahan bupati

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
MENINJAU LOKASI - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor saat mengecek kondisi Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -  Baru-baru ini Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor merencanakan pembenahan Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit.

PIM Sampit sejauh ini dirasa perlu dibenahi, khususnya berkaitan tentang kondisi konstruksi jalan yang sudah tidak layak. 

Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotim, Johny Tangkere menegaskan, pembenahan jalan PIM Sampit akan dilaksanakan tahun ini. 

Menurutnya, anggaran pun telah disiapkan melalui DPA Diskopukmperindag Kotim pada tahun anggaran 2025, kendati ia tidak dapat menyebutkan besaran nominal yang disiapkan. 

"Tahun ini akan kita lakukan pengupasan lapisan atas jalan yang selama ini membuat tergenang, kalau anggarannya memadai, paling tidak agar lantai pasar ikan itu bisa tetap kering," kata Johny Tangkere, Kamis (8/5/2025). 

Rencana pengupasan lapisan atas jalan PIM Sampit ini juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim. 

Berdasarkan keterangan dari dinas terkait, pondasi atau lapisan bawah jalan tersebut sebenarnya cukup kuat karena sesuai spesifikasi bangunan pelabuhan, sehingga jika lapisan atas dibongkar atau dikupas tidak akan menjadi masalah. 

Setelah lapisan atas dikupas, selanjutnya Dinas SDABMBKPREP akan melakukan pengaspalan supaya kawasan itu lebih tertata dan tidak lagi menimbulkan kesan kumuh dan diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja di PIM Sampit


"Harapkan ke depan pasar itu menjadi pasar yang bagus, bukan pasar yang becek dan kotor, supaya masyarakat pun tertarik untuk datang ke pasar. Apalagi ini merupakan pasar induk kita, jangan sampai kalah dengan pasar swasta," tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved