Berita Kotim

UP3 Pangkalan Bun Ungkap Hewan Liar dan Pohon Tinggi Kerap Jadi Masalah Gangguan Jaringan Listrik

UP3 Pangkalan Bun kini membawahi ULP Sampit, Pangkalan Bun, Sukamara, Seruyan, dan Lamandau dalam pelaksanaan suplai aliran listrik.

|
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan Bangel
Pengecekan kendaraan operasional PT PLN untuk mempercepat pelayanan jaringan listrik milik PT PLN UP3 Pangkalan Bun, Senin (24/6/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Pangkalan Bun kini membawahi ULP Sampit, Pangkalan Bun, Sukamara, Seruyan, dan Lamandau dalam pelaksanaan suplai aliran listrik.

Hal tersebut guna memastikan seluruh daerah di Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin dan sekitarnya dapat teraliri jaringan listrik dengan baik.

Serta PT PLN berupaya mencegah dan mengatasi terjadinya gangguan jaringan listrik yang menyebabkan banyak sektor terganggu.

Terutama dengan Bakti Karya Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) series 3 dapat melakukan perbaikan dilakukan dalam keadaan listrik yang tetap menyala dan dengan menyentuh langsung saluran penghantar saluran udara tegangan menengah 20 Kilo Volt (KV).

Selian itu, PT PLN UP3 Pangkalan Bun juga memikiki mobil PDKB Sentuh Langsung, mobil pelayanan teknis, dan beberapa kendaraan personel lainnya.

Adanya kendaraan operasional tersebut dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan cepat dalam melakukan pekerjaan.

Manager PT PLN UP3 Pangkalan Bun, Presly Silaen mengatakan akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia.

“Kita berupaya membuat pelanggan tidak merasakan padam listrik pada saat PT PLN melaksanakan pekerjaan pemeliharaan 20 Kilo Volt (KV),” jelasnya, pada Senin (24/6/2024).

Dirinya berharap hal tersebut dapat memberikan dampak positif pada psikis dan sosial para pelanggan.

“Hal tersebut agar pelanggan dapat tetap beraktivitas, serta dengan adanya PDKB, kita bisa menghemat biaya hingga Rp 671 juta,” ungkap Presly.

Ia menambahkan begitu banyak potensi dan ruang dari sisi masyarakat dan PT PLN, terutama dampak positif pada pekerjaan dalam bertegangan.

Manager UP3 Pangkalan Bun menjelaskan permasalahan yang sering terjadi dan mengganggu jaringan listrik pada 5 wilayah UP3 Pangkalan Bun.

“Jadi paling sering gangguan jaringan listrik terjadi di bawah wilayah kerja UP3 Pangkalan Bun akibat hewan liar dan antisipasinya memasang animal guard,” ungkap Presly.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Jaringan,Wabup Irawati Apresiasi Tim PDKB PT PLN UP3 Pangkalan Bun dan ULP Sampit

Ia menambahkan agar hewan seperti tupai, burung, dan hewan liar lainnya tidak mengganggu jaringan listrik yang ada.

“Kemudian, jaringan listrik di Kalimantan Tengah juga cukup dekat dengan pohon-pohon besar, sehingga perlunya pemeliharaan secara rutin agar tidak mengganggu jaringan aliran listrik,” jelas Presly.

Ia mengimbau masyarakat dan instansi terkait yang melihat adanya pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik lebih peduli untuk melakukan pemangkasan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting, karena kita juga memberikan imbauan untuk keselamatan masyarakat itu sendiri,” tutup Presly Silaen. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved