Berita Kobar

Kuliner Bumi Marunting Batu Aji, Coto Manggala Khas Kobar Jadi Favorit Franziska Warga Jerman

Kuliner khas Kotawaringin Barat coto manggala jadi makanan sangat populer di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
Coto manggala makanan khas Kobar yang disukai turis asing dari Jerman, Minggu (23/6/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Berbicara soal kuliner khas Kotawaringin Barat tentu coto manggala tak bisa ketinggalan. Makanan yang sangat populer di Pangkalan Bun ini tak hanya jadi favorit warga lokal saja, tapi juga menarik minat turis asing.

Betapa tidak, Singkong atau dalam bahasa lokal coto lebih lumrah jika dihidangkan dengan cara digoreng atau direbus.

Tapi di Kobar sedikit berbeda, Singkong yang dipotong-potong menjadi kecil lalu dilumuri dengan kuah kaldu kental dan gurih.

Makanan coto manggala ini juga bukan disajikan dengan nasi atau lontong seperti pada umumnya, melainkan diberi toping seperi ceker dan sayap ayam serta rempah-rempah lain menggugah selera.

Minggu (23/6/2024) ketika pagi menjelang siang warung Gardu yang menjual coto manggala ramai seperti biasanya. Tak hanya warga lokal saja, nampak juga turis dari luar negeri yang terlihat tengah asik menyantap coto manggala.

Turis itu namanya Franziska, asalnya dari Jerman. Ia mengaku sangat menyukai masakan unik berbahan dasar singkong ini.

Setiap sendok kuah kaldu dari coto manggala bertemu dengan lidah Franziska, ia nampak begitu menikmatinya.

"Saya pertama kali mencicipinya, rasanya sulit dideskripsikan tapi saya menyukainya," kata Franziska.

Menurut Franziska coto manggala sangat unik karena rasa manis asin dan sedikit pedas bercampur jadi satu di kuah coto manggala.

Kenikmatan coto manggala bahkan pernah diakui di tingkat nasional dengan meraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia atau API Award 2020 sebagai 3 besar makanan tradisional terpopuler.

Selain itu, harganya juga terjangkau hanya sekira Rp 13-15 ribu saja sudah cukup untuk mencicipi makanan unik satu ini.

Baca juga: Majukan Kuniler Tradisional, Pelatihan Inovasi dan Higienitas Kuliner di Kobar 2024 Resmi Dimulai

Meski begitu terkenal, makanan khas Bumi Marunting Batu Aji ini tak banyak dijual di warung makan hanya beberapa tempat saja di Pangkalan Bun.

Sebelumnya, Pj Bupati Kobar Budi Santosa menyayangkan coto manggala yang tidak begitu banyak ditemui di warung makan.

Selama ini saya perhatikan warung yang menyediakan Coto Menggala terbatas, hal ini terkadang membuat agak sulit dalam mencarinya," kata Budi.

Ia berharap agar dinas terkait dapat merumuskan kebijakan yang memungkinkan sajian Coto Menggala ini tersedia di berbagai tempat, seperti hotel, bandara, atau destinasi wisata lainnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved