Berita Kotim

Gelombang Tinggi Pasokan Ikan Berkurang, Harga Ikan Laut di Pasar Tradisional Sampit Merangkak Naik

Harga ikan laut di Pasar Tradisional Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur merangkak naik, akibat pasokan berkurang akibat gelombang tinggi.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Seorang pedagang ikan di Lokasi Pasar Tradisional Sampit tepatnya di Pasar Ikan Mentaya atau PIM Sampit Asep Iwan memamerkan ikan dagangannya. Harga ikan laut di PIM Sampit mengalami kenaikan sejak seminggu terakhir, akibat adanya gelombang tinggi membuat nelayan tidak berani melaut. 

Sehingga pendapatannya pun menurun. “Dengan semakin banyaknya pasar maka masyarakat yang berbelanja pun terbagi. Kami disini hanya mengandalkan kapal-kapal yang masuk dan pekerja sawit, kalau pembeli dari masyarakat lokal itu bisa dihitung dengan tangan,” pungkasnya.

Hal serupa diakui oleh pedagang ikan lainnya, Dewi mengatakan harga ikan laut di tempatnya mengalami kenaikan harga dampak adanya gelombang tinggi.

Namun, sebagai pedagang ia sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Untuk menghindari kerugian, ia pun mengurangi pembelian ikan dari pemasok.

“Kalau harganya mahal pembeli pun sepi. Makanya, untuk mengakali itu kami pun mengurangi stok. Karena ikan ini kalau disimpan kelamaan tidak akan bagus,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved