Kepala Daerah Nyaleg

Merasa Pas Salurkan Karir Politik di DPD RI, Bupati Mura Perdie M Yoseph Ingin Kembali Mengabdi

Dengan spirit tinggi untuk mengabdi bagi Masyarakat Kalteng, tinggalkan Jabatan Bupati Mura dilakukan Perdie M Yoseph untuk maju di Bacalaon DPD RI.

|
Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com / faturahman
Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph, memilih mundur jabatan sebagai Bupati, untuk maju saat menjadi Bacalon di DPD RI. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dengan spirit tinggi untuk mengabdi bagi Masyarakat Kalteng, tinggalkan Jabatan Bupati Mura Perdie M Yoseph mundur jabatan untuk maju di Bacalon DPD RI. 

Sudah lama mensosialisasikan dia akan melepas jabatannya sebagai Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph ingin lanjutkan berkarir politik di DPD RI tersebut.

Melepas jabatan Bupati Murung Raya sudah dipikirkan dan dikajinya secara matang sebelum memutuskan maju di penacalegan di DPD RI tersebut.

Baca juga: Sudah Mantap Mundur Jabatan, Bupati Murung Raya Kalteng Perdie M Yoseph Pilih Berjuang Lewat DPD

Saat Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph menjadi calon anggota di DPP RI tersebut, secara otomatis dia juga melepas keanggotaan dari partai politik yang selama ini diikutinya.

Perdie mengungkakapkan, lewat jalur DPD RI dia merasa pas untuk melanjutkan karir politiknya setelah dua periode menjabat sebagai Bupati Murung Raya.

Perdie M Yoseph menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon (bacalon) anggota DPD RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (13/05/2023).

Dengan spirit yang lebih tinggi untuk mengabdi bagi masyarakat Kalteng, pria berusia 53 tahun ini mantap melepaskan jabatannya sebagai Bupati Murung Raya (Mura).

Baca juga: Mundur dari Jabatan Bupati, Perdie M Yoseph Spirit Lebih Tinggi Mengabdi untuk Masyarakat Kalteng

“Proses administrasi, koordinasi, dan teknis pendaftaran sebagai calon DPD RI dapil Kalteng di KPU sudah dicek dan dinilai secara lengkap. Mohon doa restu dan dukungannya, untuk bersama-sama menciptakan pesta demokratis yang betul-betul sehat,” tuturnya.

Perdie menyampaikan, keputusannya untuk maju memperebutkan kursi DPD RI dapil Kalteng sudah dianalisa dan dipertimbangkan dengan matang.

Ia pun merasa menjadi anggota DPD RI adalah posisi yang paling pas untuk menyalurkan karir politiknya.

Dan hal ini tak berpengaruh terhadap program kerjanya sebagai bupati yang telah berjalan.

Ketika ditanyai sayang atau tidaknya sisa jabatan sebagai bupati, menurut Perdie justru dengan menjadi anggota DPD RI ia bisa memberikan kontribusi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya Kabupaten Mura dan Kalteng pada umumnya.

“Saya bukan pada takaran sayang atau tidak (terhadap jabatan bupati). Spirit saya lebih tinggi untuk mengabdi, memberikan yang terbaik kepada masyarakat Mura dan umumnya masyarakat Kalteng,” jelasnya.

Perdie melanjutkan, jika terpilih sebagai anggota DPD RI yang notabene wakil daerah Kalteng, tentu ia tidak hanya akan memikirkan Kabupaten Mura kedepannya.

Baca juga: 2 Hari Sisa Pendaftaran di KPU, 5 Bacalon DPD RI dan 12 Parpol Bacaleg DPRD Kalteng Belum Daftar

Melainkan, seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalteng, karena DPD RI dipilih oleh masyarakat Kalteng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved