Kobar Marunting Batu Aji

Pertahankan Akreditasi Pelayanan Prima, RSSI Pangkalan Bun Komitmen Tingkatkan Pelayanan

RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun berhasil meraih bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Fathurahman
Fachruddin untuk Tribunkalteng.com
Gedung RSSI Pangkalan Bun, milik Pemkab Kobar berhasil meraih bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun berhasil meraih bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Ini, setelah melewati rangkaian survei mulai tanggal 9,12 hingga 13 Desember 2022 lalu rumah sakit milik Pemkab Kobar mampu meraihnya.

Akreditasi Rumah Sakit merupakan pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada manajemen rumah sakit karena telah memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Pencapaian ini tentu menjadi indikator bahwa RSSI Pangkalan Bun memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna bagi masyarakat.

Direktur RSSI Pangkalan Bun, dr Fachruddin mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut dan ini wajib dipertahankan, kemudian berupaya komitemen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Bepergian Jauh Rayakan Nataru, Kadishub Palangkaraya Ingatkan Pentingnya Ramp Check Kendaraan

Baca juga: Pantau Pembangunan Desa di Kobar, Pj Bupati Anang Dirjo Akan Turun Langsung ke Lapangan

Baca juga: Rumah di Belitung Selatan Banjarmasin Terancam Ambruk, Mengalami Keretakan Parah dan Ambles

Baca juga: Jalan Pangkalan Bun - Kolam Kobar Rusak Berat Dan Berlumpur, Antrean Kendaraan Capai 2 Kilometer

"Kami merasa bersyukur Alhamdulillah bisa Paripurna, tapi tidak boleh dengan hasil tersebut, terus berdiam diri merasa bangga, tapi harus terus melakukan proses-proses peningkatan mutu dalam keselamatan pasien di Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun," ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (21/12/2022).

Disampaikannya, bahwa penilaian dari KARS setidaknya ada sekitar 700 lebih elemen penilaian, dimana isinya ada yang menyangkut regulasi, dokumen, dan bukti implementasi di lapangan.

"Harapan kami sesuai visi rumah sakit, yaitu 'Terwujudnya Rumah Sakit Mandiri Dengan Pelayanan Prima', semoga kami mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang terus menerus," sebutnya.

Langkah selanjutnya, ada beberapa rekomendasi yang perlu diperbaiki itu segera dilakukan perbaikan di awal tahun 2023.

Untuk meningkatkan mutu layanan RSSI Pangkalan bun, ke depan akan diupayakan untuk terus menambah fasilitas agar lebih lengkap dengan penambahan pembangunan gedung baru juga sarana prasarana. 

"Intinya proses akreditasinya sudah selesai, tapi proses peningkatan mutu dan keselamatan pasien, harus tetap menjadi pedoman untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari, serta fasilitas dan sarana prasarana terus ditingkatkan," tuturnya.

Dalam hal ini, dr Fachruddin juga menyampaikan dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat, pihaknya sangat terbuka masukan dan saran dari masyarakat.

"Keluhan-keluhan dari masyarakat harus direspon cepat untuk dilakukan tindak lanjut. Jadi kami menerima dan perlu semua saran masukan dari masyarakat," imbuhnya.

dr Fachruddin juga menceritakan proses persiapan akreditasi tersebut yang sudah berlangsung kurang lebih satu tahun.

Berawal dari komitmen seluruh civitas hospitalia RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, pihaknya mulai membentuk tim akreditasi dan menunjuk asesor internal untuk area manajemen, area medis, dan area keperawatan. 

"Assesor internal ini membuat penilaian dan evaluasi juga monitoring secara berkala," ungkapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved