Kotim Habaring Hurung

Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit, Sebagian PBS Sawit Kotim Mangkir Kumpulkan Dana Konsorsium

Upaya Pemkab Kotim melakukan Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit melalui dana konsosrsium PBS Sawit belum optimal dilakukan, banyak PBS mangkir.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit. Kondisi Jalan Lingkar Selatan atau Jalan Mohammad Hatta, Sampit, setelah dilakukan pemerataan menggunakan alat berat oleh Dinas PUPRPRKP Kotim. Pemerataan jalan dilakukan untuk persiapan sebelum jalan diperbaiki atau ditimbun menggunakan agregat.   

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -Upaya Pemkab Kotim melakukan Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit melalui dana konsosrsium PBS Sawit belum optimal dilakukan, banyak PBS mangkir.

Meskipun awalnya 57 perusahaan besar swasta (PBS) Perkebunan kelapa sawit di Kotim tersebut menyatakan siap membantu perbaikan jalan untuk dilalui truk angkutan sawit di Lingkar Selatan Sampit.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) telah memberikan tempo sampai akhir Agustus 2022 bagi pihak perusahaan yang dilibatkan dalam konsorsium untuk menyetorkan dana sumbangan.

Namun, tepat hari terakhir di bulan Agustus ini, Rabu (31/8/2022), rupanya masih ada perusahaan yang belum menyetor, sehingga dana konsorsium belum terkumpul sepenuhnya.

“Terkait konsorsium sudah ada beberapa perusahaan yang menyetor, tapi ada juga yang belum. Besok akan kami umumkan daftarnya,” beber Bupati H Halikinnor SH MM, ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Mobil Seruduk Rumah di Banjarmasin, Sebabkan Kanopi & Balkon Rumah Jalan Pramuka Ambruk

Baca juga: Operasi Pekat Kalteng Ditingkatkan, Pengungkapan Kasus Dilakukan Polda & Polres Jajaran

Baca juga: Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit, 27 PBS Kelapa Sawit Setor Dana Terkumpul Rp 1,3 M Lebih

Orang nomor satu di Kotim ini mengungkapkan, pada Senin (29/8/2022) lalu, dana yang terkumpul sudah melebihi Rp 2 miliar, sedangkan dana yang dikalkulasikan untuk perbaikan darurat ini kisaran Rp 4,7 miliar.

Artinya, dari 57 perusahaan yang dilibatkan dalam konsorsium ini yang menyetor baru sekitar setengahnya. Seperti kesepakatan sebelumnya masing-masing perusahaan diminta untuk menyetorkan dana sebesar Rp 50 juta.

Untuk mendorong pihak perusahaan agar segera menyetor dana konsorsium, Halikinnor mengaku secara pribadi telah menghubungi beberapa petinggi perusahaan yang menyatakan akan segera menyetorkan dana tersebut.

“Sudah saya hubungi, ada yang beralasan bahwa orang yang dipercayakan sedang umrah jadi minta pengertian bahwa setelah datang umrah baru diselesaikan, tapi semua siap untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Dari koordinasi itu, ia kembali mengingatkan ke pihak perusahaan bahwa tempo yang diberikan hanya sampai 31 Agustus 2022. Kemudian, sesuai janjinya pada 1 September 2022, besok, Pemkab Kotim akan mengumumkan perusahaan mana saja yang berkontribusi dalam konsorsium atau menyetorkan dana, maupun yang tidak.

Data tersebut lah yang akan menjadi acuan Pemkab Kotim, khususnya ia sebagai bupati, untuk mengambil kebijakan selanjutnya. Baik itu terkait sanksi dan sebagainya.

“Saya sudah sampaikan ke Asisten II dan Sekda besok diumumkan yang belum maupun sudah menyetor dana. Walaupun ada beberapa yang masih proses pembayaran, tetap diumumkan,” tegasnya.

Baca juga: Konsorsium Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit, Ini Daftar 22 PBS yang Telah Menyumbang

Baca juga: Masuki Masa Purna Tugas, Bupati H Halikinnor Lepas 23 PNS Kotim Sekaligus Berikan Dana Pensiun

Baca juga: Penimbunan BBM Palangkaraya Dibongkar, Tim PPRC Amankan Pelaku & Sita 693 Liter Pertalite Subsidi

Ia menambahkan, walaupun dana yang terkumpul melalui konsorsium tidak sesuai target awal, namun rencana perbaikan darurat Jalan Lingkar Selatan akan tetap dilanjutkan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.

Karena menurutnya perbaikan jalan ini sudah sangat urgen mengingat kondisinya yang sudah rusak parah. Minimal dengan perbaikan darurat itu, kendaraan dapat melintas dengan aman di jalan tersebut.

Jalan lingkar luar sampit
Bupati H Halikinnor SH MM, didampingi sejumlah pejabat ketika dikonfirmasi terkait perkembangan konsorsium perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit. Ia menyatakan akan segera mengumumkan daftar perusahaan yang sudah dan belum menyetorkan dana konsorsium.

Sementara itu, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Setda Kotim, Alang Arianto, yang menangani konsorsium ketika ditanyakan mengenai daftar perusahaan yang menyetor mengaku masih menunggu batas waktu sepenuhnya berakhir, kemudian berkoordinasi dengan pimpinan daerah sebelum mengekspos perusahaan yang sudah dan belum menyetor dana konsorsium.

“Intinya kami tunggu dulu sampai 31 Agustus ini berakhir, karena ada beberapa perusahaan yang kami tanyakan dan bilang masih proses pembayaran,” ujarnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved