Berita Palangkaraya

Operasi Pekat Kalteng Ditingkatkan, Pengungkapan Kasus Dilakukan Polda & Polres Jajaran

Operasi Pekat Kalteng Ditingkatkan dari tingkat Polda hingga Polres jajaran. Kasus perjudian,pencurian dengan kekerasan hingga curanmor diungkap.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro saat menjelaskan operasi Pekat Kalteng Ditingkatkan dari tingkat Polda hingga Polres jajaran. Kasus perjudian, pencurian dengan kekerasan hingga curanmor diungkap. 

TRIBUNKALTENG, PALANGKARAYA -Operasi Pekat Kalteng Ditingkatkan dari tingkat Polda hingga Polres jajaran. Kasus perjudian,pencurian dengan kekerasan hingga curanmor diungkap.

Polda Kalteng terus melakukan kegiatan pengungkapan dan penindakan terkait penyakit masyarakat (Pekat).

Bahkan dalam semua kegiatan ditingkatkan pada semua wilayah hukumnya di Kalimantan Tengah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto.

“Jadi seluruh Polres jajaran, melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan melalui operasi Pekat,” terangnya, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Penimbunan BBM Palangkaraya Dibongkar, Tim PPRC Amankan Pelaku & Sita 693 Liter Pertalite Subsidi

Baca juga: Kebakaran di Ketapang Kalbar Renggut Satu Nyawa, Korban Meninggal Dalam Keadaan Sedang Tidur

Baca juga: Pasar Murah di Kotim Disambut Antusias Warga Sampit, Untuk Tekan Angka Inflasi Pangan Kalteng

Ia menambahkan seperti perjudian, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor semua ditindak.

Kemudian yang berkaitan dengan kegiatan yang ilegal, semua dilakukan penyelidikan dan pengungkapan.

Tak hanya itu, Kapolri pun memerintahkan untuk tegas dalam melakukan penindakan terhadap personel internal dalam Polri sendiri.

Kabidhumas Polda Kalteng pun memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

“Beberapa waktu lalu, Polda Kalteng melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada salah satu personelnya, dikarenakan penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Itu pun menjadi komitmen dan tindak tegas dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto.

“Kalau ada anggota yang melakukan pelanggaran fatal, akan dilakukan pemberhentian,” tegas Kombes Pol Eko.

Saat ditanyai terkait jumlah kasus dan kasus yang sedang berjalan, Kabidhumas memberikan komentar.

“Untuk hal tersebut perlu dicek terlebih dahulu ke Propam Polda Kalteng. Tapi ada beberapa kasus yang masih dalam proses, namun untuk jumlah pastinya saya belum tahu,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved