Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Cacar Monyet atau Monkeypox, WHO Tetapkan Status Darurat

Berikut gejala, penyebab dan cara mengobati penderita cacar monyet atau monkeypox yang sedang mewabah saat ini

Editor: Dwi Sudarlan
Milesz via Grid.id
Tanda-tanda fisik yang terlihat pada panderita cacar monyet atau monkeypox, yang membuat WHO menetapkan status kondisi darurat global. Simak gejala, penyebab dan cara mengobati cacar monyet. 

TRIBUNKALTENG.COM - Status keadaan darurat kesehatan global ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait bawah wabah cacar monyet (monkeypox).

Berikut gejala, penyebab dan cara mengobati penderita cacar monyet atau monkeypox yang sedang mewabah saat ini.

Disebutkan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, wabah cacar monyet atau monkeypox sudah terjadi lebih dari 70 negara.

Ditegaskannya,  status keadaan darurat Kesehatan global ini ditetapkan WHO sebagai warning diperlukan koordinasi internasional untuk menangani wabah ini.

Baca juga: Apa Itu Cacar Monyet? WHO dan WHN Beda Status Pandemi Monkeypox, anak-anak Terancam

Baca juga: Dicurigai Terinfeksi Cacar Monyet, Remaja Singkawang Jalani Isolasi Ketat di RSUD Soedarso Pontianak

“Kami memiliki wabah yang telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui mode penularan baru yang kami pahami terlalu sedikit dan yang memenuhi kriteria dalam peraturan kesehatan internasional,” kata Tedros, Sabtu (23/7/2022).

“Saya tahu ini bukan proses yang mudah atau langsung dan ada perbedaan pandangan di antara para anggota komite,” tambahnya.

Keadaan darurat global adalah tingkat kewaspadaan tertinggi WHO, tetapi penunjukan tersebut tidak berarti suatu penyakit sangat menular atau mematikan.

Sebenarnya apa dan bagaimana gejala, penyebab dan cara mengobati cacar monyet atau monkeypox itu?

Seperti diwartakan alodokter.com, cacar monyet adalah infeksi virus yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit. 

Cacar monyet atau monkeypox pertama kali muncul di Kongo pada 1970.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved