Berita Kalteng

Peredaran Sabu Kalteng Naik Signifikan, Tahun 2021 Terungkap 16 Kg & Tahun 2022 Naik Jadi 20 Kg

Peredrean Sabu Kalteng naik signifikan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Drektorat Reserse Narkoba Polda Kalteng, Rabu (6/7/2022).

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Yudi untuk Tribunkalteng.com
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo menjelaskan kenaikan secara siginifikan peredaran sabu di Kalteng pada tahun 2021 berjumlah 16 kilogram, sedangkan tahun 2022 naik jadi 20 kilogram. Ini merupakan, sinyal bahaya kepada para petugas dan masyarakat, bahwa para pelaku tidak mengenal situasi untuk mengedarkan narkoba di Bumi Tambun Bungai ini. 

Sedangkan pil ekstasi dari 16 butir pada tahun 2021 menjadi 258 butir pada tahun 2022, naik sebanyak 242 butir atau 1.512,5 persen.

Untuk Tembakau Gorila dari nihil kasus pada tahun 2021 menjadi 12,87 gram pada tahun 2022, naik sebanyak 12,87 gram atau 1287 persen.

Namun terjadi penurunan sebanyak 48,4 persen pada Karisoprodol dari 1.832 butir pada tahun 2021) menjadi 946 butir pada tahun 2022, atau turun sebanyak 886 butir.

Terakhir Obat daftar G dari 3.928 butir pada tahun 2021 menjadi 6.060 butir pada tahun 2022, naik sebanyak 2.132 butir atau 54,3 persen.

Baca juga: Penanganan Stunting Kotim Terbaik, Wabup Irawati Wakili Bupati Terima Pengharagaan di Makassar

Baca juga: Tidak Puas Dengan Hasil Pelaksanaan Seleksi, Puluhan Tenaga Kontrak Kotim Mengadu ke Dewan

Berdasarkan hasil evaluasi, selama satu tahun pada tahun 2021, barang bukti narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 16 kg. 

Sedangkan pada tahun 2022 dari Januari hingga Juni, Dtresnarkoba dan jajaran berhasil mengungkap sedikitnya 20 Kg.

“Artinya pengungkapan selama semester 1 tahun 2022 atau 6 bulan terakhir, sudah bisa menutup hasil pengungkapan selama satu tahun kemarin,” ungkap Kombes Pol Nono.

sabu dimusnahkan di mapolda kalteng broo
Peredaran sabu di Kalteng kenaikannya siginifikan tahun 2021 berjumlah 16 kilogram, sedangkan tahun 2022 naik jadi 20 kilogram. Barang bukti sabu yang dimusnahkan oleh Mapolda Kalteng, Rabu (6/7/2022).

“Otomatis ini merupakan sinyal bahaya kepada para petugas dan masyarakat, bahwa para pelaku tidak mengenal situasi untuk mengedarkan narkoba,” tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved