Ruang Tamu Tribun Kalteng

Transaksi di Pasar Ramadhan Palangkaraya Tetap Taat Prokes, Ada Dua Lokasi di Pahandut

Setelah 2 tahun tidak menggelar Pasar Wadai Ramadhan, warga Kota Cantik Palangkaraya sudah tak sabar ingin belanja di Pasar Ramadhan.

Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Berlianto Camat Pahandut Kota Palangkaraya di program Podcast Ruang Tamu Tribunkalteng.com, Rabu (30/3/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Setelah 2 tahun tidak menggelar Pasar Wadai Ramadhan, warga Kota Cantik Palangkaraya sudah tak sabar ingin belanja di Pasar Ramadhan.

Seperti Pasar Wadai Ramadhan di Kecamatan Pahandut, Palangkaraya. Dimana lokasinya ada di 2 titik, Jalan Bali dan Jalan AIS Nasution. 

"Masyarakat sangat antusias dengan dibukanya kembali Pasar Wadai Ramadhan ini. Malah saya dapat telepon masyarakat menanyakan kenapa ditempat lain tidak dibuka," kata Berlianto, Camat Pahandut di program Podcast Ruang Tamu Tribunkalteng.com, Rabu (30/3/2022). 

Satu titik lokasi digelarnya Pasar Wadai Ramadhan ini diisi 80 lapak penjual. Setiap lapak dikenakan sewa Rp 850 ribu untuk biaya keamanan, kebersihan dan listrik.

Baca juga: BBM Premium Serentak Dihapus, Tanggapan Warga Palangkaraya Sudah Lama Pakai Pertalite

Baca juga: Lupa Matikan Kompor Diduga Penyebab Kebakaran Kedai Makanan Jalan Rajawali Palangkaraya

Baca juga: Toko Emas Sumber Daha Menjual Emas dengan Variasi Terlengkap di Kota Palangkaraya

Dengan lebar 6 meter diisi 3 orang. Penjual diwajibkan minimal sudah vaksin dosis 2 untuk menjaga kekebalan imun tubuh. 

Upaya ini agar Pasar Ramadhan tidak menjadi klaster baru Covid-19. Para pedagang dan pengunjung pun diwajibkan melaksanakan prokes ketat. 

"Konsep pasar wadai di bulan Ramadhan ini adalah dengan melaksanakan prokes ketat, jaga jarak, menyediakan cuci tangan, masker dan yaang terpenting pelaku usaha diwajibkan vaksinasi dosis 2," tutur Berlianto. 

Menurutnya, upaya ini tidak membedakan antara yang sudah divaksin maupun belum, "Otomatis yang vaksin dosis 2 mereka memiliki imun tubuh yang bagus. Diharapkan yang berkunjung juga memiliki imun tubuh yang bagus juga," tambahnya. 

Berlianto menjelaskan menurut instruksi Fairid Naparin Wali Kota Palangkaraya. Agar pedagang tidak boleh yang tidak kebagian tempat berjualan. 

Sehingga memungkinkan, jika terjadi permintaan yang lebih. Pihaknya akan mengatur sedemikian rupa agar pedagang dapat berjualan di Pasar Wadai Ramadhan. 

Selama pasar wadai berlangsung, akan ada tim satgas Covid-19 menjaga di depan, untuk mengingatkan masyarakat dan penjual agar Memakai masker dan prokes. 

Dia juga akan berusaha menjaga kehigenisan makanan, dengan menyiapkan sarung tangan kepada penjual makanan. Agar tidak bersentuhan langsung terhadap makanan langsung. 

"Ini merupakan keberanian Pak Wali Kota. Ditengah pandemi membuka kembali pasar wadai. Harus dijaga dan bekerja sama-sama untuk kesehatan, ekonomi dan keamanan kondusif," jelasnya. 

Berlianto juga mengkoordinasikan kepada DLH dan BPOM untuk kebersihan dan keamanan makanan terjaga. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved