Berita Palangkaraya

Lupa Matikan Kompor Diduga Penyebab Kebakaran Kedai Makanan Jalan Rajawali Palangkaraya

Kebakaran di Kedai Nasi Mutiara hampir menghanguskan bangunan rumah toko (Ruko) di Jalan Rajawali diduga akibat lupa matikan kompor.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Lalai mematikan kompor diduga jadi penyebab kebakaran sebuah kedai di Jalan Rajawali, Senin (28/3/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran di Kedai Nasi Mutiara hampir menghanguskan bangunan rumah toko (Ruko) di Jalan Rajawali.

Lokasi tepatnya di Komplek Pertokoan Jalan Rajawali, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah.

Api diketahui muncul sekira pukul 23.30 WIB, pada Senin (28/3/2022) saat asap telah memenuhi bangunan ruko.

Penyewa Ruko, Septi Wulan Yeniari (36) mengatakan ruko terbakar saat kedai telah tutup.

Baca juga: Kedai di Jalan Rajawali Palangkaraya Terbakar, Beruntung Api Belum Sempat Besar dan Menyebar

Baca juga: Tim ERP & Tim BPBD Evakuasi 6 Lokasi Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang di Palangkaraya

Baca juga: Pengawasan Protokol Kesehatan Penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Tetap Ketat

“Saat kebakaran saya dan kedua anak saya hendak beristirahat setelah menutup ruko. Akibat kelelahan saya pun tertidur,” jelasnya pada Tribunkalteng.com, Selasa (29/3/2022).

Namun sang penyewa cukup teledor karena meninggalkan kompor yang masih menyala.

Septi mengatakan, akibat kelelahan ia lupa mematikan kompor yang sedang memanaskan masakan untuk jualan.

“Saya ceroboh juga karena lupa mematikan kompor, faktor kelelahan seharian berjualan,” ujarnya.

Ia mengetahui rukonya terbakar saat api sudah mencapai lantai atas tempat ia dan kedua anaknya beristirahat.

Septi pun langsung membuka jendela lantai atas untuk mengeluarkan asap yang memenuhi ruangan atas.

“Saya buka jendela lantai atas, lalu teriak minta tolong. Beruntung ada Pak Rachmad seorang satuan pengaman (Satpam) yang berjaga di kantor bank sebelah,” ungkap Septi.

Akibat kebakaran tersebut, kompor gas, tabung gas, panci, selang regulator gas, dan papan dapan pun hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, karena kecekatan Rachmad memadamkan api menggunakanalat pemadam api ringan (APAR).

“Saya dan kedua anak saya beruntung masih diberi keselamatan dari peristiwa kebakaran tersebut. Saat kejadian suami saya sedang bekerja, ia masuk shift malam, jadi tidak ada dirumah,” tutup Septi Wulan.

Kerugian materil yang dialami korban diperkirakan sebesar Rp 1,5 Juta. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved