Breaking News:

Berita Kotawaringin Timur

Terancam 7 Tahun Penjara, Ini Alasan Tersangka Buang Bayi Perempuannya di Kotim

Ibu kandung dari Bayi Perempuan yang dibuang berinisial IM (18) di Baamang Hulu, Kotim, Kalteng resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Kotim

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Polres Kotim untuk Tribunkalteng.com
Kapolres Polres Kotim AKBP Abdoel Haris Jakin, menggelar Press Release pengungkapan tersangka pembuangan bayi perempuan di Baamang Hulu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (15/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTAWARINGIN TIMUR - Ibu kandung dari Bayi Perempuan yang dibuang berinisial IM (18) di Baamang Hulu, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh polres kotim, Rabu (15/12/2021).

Bayi Perempuan tersebut ditemukan tanpa sehelai kain, dalam keadaan lengan kiri patah, dan dikerumuni oleh serangga di seberang lahan milik Siapul (28).

Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Abdoel Haris Jakin mengungkapkan kronologi pembuangan Bayi Perempuan oleh tersangka IM.

Jelas Abdoel Haris Jakin, IM memeriksakan kehamilannya ke Bidan Setiawati.

Karena tidak memiliki Kartu Menuju Sehat (KMS), tersangka disarankan untuk pergi ke Puskesmas Baamang II.

“Petugas puskesmas menanyakan KMS dari tersangka, IM menjawab tertinggal di kediamannya,” ucap AKBP Abdoel Haris Jakin.

Baca juga: Lengan Kiri Patah Bayi Perempuan di Baamang Kotim, Dokter Tangani Gunakan Metode Reduksi Tertutup

Baca juga: Alami Patah Lengan Kiri, Begini Kondisi Terbaru Bayi Perempuan Temuan Warga Baamang Kotim

Ungkapnya, tersangka saat itu sudah mengalami pembukaan 3 dan sempat dilakukan penanganan awal.

IM disarankan mengambil KMS, jika tidak memiliki kartu ia diharuskan mendaftar di poli.

Namun IM tidak jadi mengambil kartu, ia hendak menuju ke tempat temannya di Kota Besi. Sesampainya di Pertigaan Jalan Tjilik Riwut Jalan Jaksa Agung Suprapto, terlapor merasa akan melahirkan dan mencari tempat sepi dan rindang.

Lokasi melahirkan bayi perempuan tersebut berjarak 1 Km dari Jalan Tjilik Riwut. Ia terpaksa melakukan persalinan sendiri di tempat tersebut.

“Tersangka yang bingung dan takut hal tersebut diketahui keluarganya, meninggalkan Bayi Perempuan di lokasi dan kembali pulang untuk membersihkan diri serta berpura-pura tidak terjadi apa-apa,” ungkap AKBP Abdoel Haris Jakin.

Baca juga: Warga Baamang Hulu Sampit Kotim Temukan Bayi Perempuan Berumur Dua Hari di Semak-semak  

Dari kejadian tersebut polres kotim dan Polsek Baamang, mengamankan barang bukti 1 unit motor tanpa TNKB yang digunakan untuk pergi ke Bidan Setiawati dan Puskesmas Baamang II.

“Motif pelaku karena merasa malu, Bayi Perempuan tersebut lahir di luar nikah dan takut diketahui oleh keluarganya, sehingga harus melakukan persalinan seorang diri hasil hubungan di luar nikah, serta meninggalkan bayinya di lokasi tersebut,” beber Abdoel Haris Jakin.

Atas perbuatan IM dikenakan Pasal 306 ayat (1) KUH Pidana sub Pasal 308 KUH Pidana, dengan ancaman maksimal hukuman 7 tahun 6 bulan kurungan penjara. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved