Berita Palangkaraya

Alami Patah Lengan Kiri, Begini Kondisi Terbaru Bayi Perempuan Temuan Warga Baamang Kotim

Bayi perempuan yang ditemukan warga Baamang Kotim dirawat di Rumah Sakit Betang Pambelum, Senin (13/12/2021) malam, kondisinya sudah membaik saat ini

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Polsek Baamang untuk Tribunkalteng.com
Bayi perempuan berumur dua hari saat ditangani petugas medis di RS Murjani Sampit, Minggu (12/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bayi Perempuan yang ditemukan warga di Jalan Jaksa Agung Suprapto Baamang Hulu, Kotawaringin Timur telah dirawat di Rumah Sakit Betang Pambelum, Senin (13/12/2021) malam.

Bayi Perempuan berumur dua hari tersebut dirujuk ke Primaya Hospital Betang Pambelum, Jalan Tjilik Riwut Nomor 5, Bukit Tunggal, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sebelumnya bayi sempat dirawat di RSUD Dr Murjani Sampit, Kotawaringin Timur.

Hal ini dibenarkan oleh Director Hospital Primaya Betang Pambelum Hospital, Dr Kristiawan Basuki Rahmat.

“Bayi sudah sampai di sini, pada Senin (13/12/2021) malam. Bayi dalam kondisi stabil saat tiba di Betang Pambelum, karena sudah dilakukan penanganan sebelumnya di RSUD Dr Murjani Sampit,” jelas Dr Kristiawan Basuki Rahmat kepada Tribunkalteng.com, Rabu (15/12/2021).

Bayi tersebut dirujuk agar segera ditangani oleh dokter ahli tulang atau dokter ortopaedi.

Baca juga: Warga Baamang Hulu Sampit Kotim Temukan Bayi Perempuan Berumur Dua Hari di Semak-semak  

Baca juga: Warga Baamang Sampit Kotim Resah Buaya Muncul Sekitar Permukiman, Ini Yang Dilakukan Petugas

“Hasil dari Rontgen atau sinar-X, Bayi Perempuan mengalami patah pada bagian lengan kiri,” ujar Dr Kristiawan Basuki.

Saat bayi diserahkan ke Betang Pambelum, memang kondisi pada bagian lengan kiri terdapat bengkak.

“Lengan kiri bayi sudah ditangani dengan metode Reduksi Tertutup, setelah itu kami gips,” jelasnya.

Pihak dari Betang Pambelum juga melakukan perawatan pada kulit bayi perempuan tersebut.

“Kulit bayi yang merah sudah kami lakukan perawatan, namun penyebab pastinya belum diketahui. Infeksi pada kulit bayi diduga akibat digigit serangga atau tergores duri dari tumbuhan, tapi luka tersebut bukan luka dalam,” beber Dr Kristiawan Basuki.

Dr Kristiawan juga mengatakan, tidak ada luka robek pada kulit bayi perempuan tersebut.

Dokter yang menangani Bayi Perempuan tersebut masih melakukan pengecekan rutin, untuk melihat kondisi bayi apakah terjadi infeksi lainnya.

Baca juga: Polres Kotim Kalteng Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Jalan Bawi Jahawen Sampit

“Bayi Perempuan tersebut sudah ditangani oleh dokter anak. Jika memang ada infeksi, bayi akan demam atau menimbulkan gejala lainnya,” jelas Dr Kristiawan Basuki.

Pihak Betang Pambelum sudah memberikan obat antibiotik dan obat kulit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved