Berita Kotim Kalteng

Kasus Meninggal Siswi SMA di Seruyan Kalteng, Hasil Autopsi Terungkap Murni Sengaja Akhiri Hidupnya

​Hasil otopsi yang dilakukan pihak kepolisian terhadap kematian siswi di Seruyan Kalteng, murni sengaja mengakhiri hidupnya sendiri dalam rumahnya

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/HERMAN ANTONI SAPUTRA
PASCA AUTOPSI - Kasat Reskrim Polres Seruyan, pihak RSUD dr Murjani dan pihak keluarga saat berkumpul pasca autopsi siswi SMAN Seruyan, Kalteng, Jumat (15/8/2025) lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Teka-teki di balik meninggalnya seorang siswi berprestasi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, akhirnya terungkap. 

Setelah lebih sepekan menunggu, hasil autopsi remaja berinisial EA, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, menunjukkan bahwa penyebab kematiannya murni bunuh diri.

​Hasil otopsi ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait penyebab kematian EA, yang dikenal sebagai Siswa SMA kelas II dan aktif sebagai anggota paskibraka. 

Jenazah EA ditemukan pada Sabtu, 9 Agustus 2025, di rumahnya di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu.

​Kasad Reskrim Polres Seruyan AKP Rahmad Tuah mengungkapkan, hasil autopsi tersebut telah keluar pada Selasa, 26 Agustus 2025. 

Proses penyelidikan yang intensif telah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kematian korban.

​"Proses penyelidikan sudah semaksimal mungkin kami laksanakan, dengan hasil murni gantung diri," kata AKP Rahmad Tuah, Jumat (29/8/2025). 

Ia menambahkan, hasil autopsi tidak dapat dipublikasikan secara rinci ke publik karena prosedur dan etika yang berlaku.

Saat ditanya apakah kasus tersebut resmi ditutup, AKP Rahmad Tuah mengatakan demikian. 

"Masih berproses," jawabnya singkat. 

Diketahui, EA dikenal sebagai sosok yang ceria, berprestasi di sekolah, dan memiliki banyak teman. Kematiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam.

​Penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian mencakup pemeriksaan lokasi kejadian, pengumpulan bukti, serta wawancara dengan beberapa saksi, termasuk anggota keluarga. 

Semua petunjuk yang ditemukan di lapangan mengarah pada kesimpulan yang sama dengan hasil autopsi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban masih belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Baca juga: Berita Populer Kotim, Sopir Pikap Terjepit Laka di Km 35, Autopsi Jenazah Siswi Tumbang Manjul

Baca juga: Misteri Tewasnya EA, Siswi SMA di Seruyan Sedang Persiapan Ikut Olimpiade Matematika di Kalteng

Mereka tampaknya masih dalam kondisi berduka dan memilih untuk tidak memberikan pernyataan kepada media.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan remaja. 

Diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan. 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved