Breaking News:

Berita Palangkaraya

Legislator Palangkaraya Ini Setuju PTM Terbatas Dibuka Bertahap

Kebijakan pemerintah kota menerapkan PTM terbatas secara bertahap disambut baik oleh anggota DPRD Kota Palangkaraya M Hasan Busyairi.

Editor: Sri Mariati
IST
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangakaraya M Hasan Busyairi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya M Hasan Busyairi, setuju  penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Palangka Raya bertahap.

"Kami sependapat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, menerapkan PTM secara bertahap tidak dengan serentak," katanya, kepada Tribunkalteng.com, Jumat (8/10/2021).

Menurut legislator Partai Golkar Kota Palangka Raya ini, penerapan PTM terbatas dengan bertahap mempermudah dalam melakukan evaluasi proses pembelajaran secara keseluruhan

"Evaluasi dimaksudkan untuk mengetahui atau mendata apakah selama PTM terbatas ada muncul klaster atau tidak," terang M Hasan Busyairi.

Baca juga: Dinas Pendidikan Palangkaraya Siap Gelar Simulasi PTM SMP 4 Oktober

Baca juga: Jangan Sampai Menjadi Klaster Baru, Dewan Palangkaraya Ingatkan Prokes Terkait Rencana PTM

Baca juga: NEWS VIDEO, Dinas Pendidikan Kalteng Perbolehkan SMK Al Ishlah Palangkaraya Terapkan PTM Terbatas

Tambah dia, proses PTM terbatas di Kota Palangka Raya, khususnya pada jenjang SD dan SMP harus mengacu pada ketentuan yang disepakati dalam SKB 4 menteri.

Selain itu PTM terbatas juga harus mengacu pada kebijakan Pemerintah Provinsi Kalteng, terutama terkait pelaksanaan PTM jenjang SMA/SMK.

Dengan pandemi ini saat ini, kebijakan di bidang pendidikan diperlukan prinsip kehati-hatian.

Karena menyangkut kesehatan peserta didik sebagai pondasi dasar penerus bangsa.

"Setidaknya mengambil sampel dari satu sekolah terlebih dahulu dalam melaksanakan PTM. Lalu dievaluasi pelaksanaannya,” tegas M Hasan Busyairi.

Tidak kalah pentingnya ungkap M Hasan Busyairi, protokol kesehatan harus dipastikan terlaksana dengan baik.

Serta gencarnya vaksinasi guru, orang tua murid dan peserta didik itu sendiri. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved