Breaking News:

Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Dinas Pendidikan Kalteng Perbolehkan SMK Al Ishlah Palangkaraya Terapkan PTM Terbatas

SMK Al-Ishlah Kota Palangkaraya, mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan pesyaratan yang telah ditetapkan.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Lima siswa SMK Al-Ishlah Kota Palangkaraya, sempat tidak diperbolehkan mengikuti pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Pasalnya tidak membawa surat persetujuan dari orang tua, sehingga terpaksa menunggu di ruang khusus.

Sampai orang tua mereka datang ke sekolah untuk menunjukan surat persetujuan tersebut.

“Mereka mengaku kelupaan untuk membawanya surat persetujuan sebagai syarat mengikuti PTM terbatas hari ini,” ujar kepala Sekolah SMK Al-Ishlah, Endang Suwito, kepada Tribunkalteng.com, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Mulai Dilakukan Sekolah di Palangkaraya

Baca juga: SMPN 2 dan SMPN 7 Palangkaraya Rencanakan Pembelajaran Tatap Muka

Endang Suwito mengatakan, surat persetujuan orang tua menjadi salah satu syarat para peserta didik untuk mengikuti PTM terbatas ini.

"Kami memberlakukan persyaratan tersebut sesuai standar prosedur yang ada,” ucapnya.

Menurut Endang, pihaknya memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat saat PTM terbatas.

Para siswa memasuki lingkungan sekolah terlebih dahulu diwajibkan untuk mencuci tangan.

“Pengecekan suhu tubu serta melampirkan surat persetujuan dari orang tua bermaterai,” tegasnya.

Dijelaskan Endang, total hari pertama PTM terbatas SMK Al-Ishlah ini berjumlah 56 orang.

Terdiri dari 5 kelas, yakni kelas X 2 ruangan dan kelas XI  3 ruangan karena kelas XII sedang melakukan magang di tempat dunia usaha atau dunia industri (DU/DI). (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved