Berita Kotim Kalteng
BKPSDM Kotim Anggarkan Rp 210 Juta Pengadaan Komputer Dukung Ujian Berbasis CAT
BKPSDM akan mengalokasikan dana pada anggaran perubahan Rp 210 juta pada 2025 untuk kelancaran ujian berbasis CAT.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atau Pemkab Kotim melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengalokasikan dana pada anggaran perubahan Rp 210 juta pada 2025.
Hal tersebut untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian berbasis computer assisted test (CAT).
Pengadaan alat dan perangkat komputer dinilai sangat mendesak, mengingat peran strategis sistem CAT dalam tahapan karier aparatur sipil negara (ASN).
Baca juga: Bupati Kotim Tegaskan Sanksi Adat Masih Berlaku MB Ketapang dan Diberlakukan Seluruh Wilayah
Baca juga: Bupati Kotim Halikinnor tak Tinggal Diam, Minta Kendaraan Perusahaan Luar Kalteng Pakai Plat KH
Baca juga: Wakil Bupati Kotim Irawati Kunjungi Kantor Kemensos RI, Sejumlah Program Dibahas Bersama
Menurut Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, dalam perubahan anggaran tahun 2025, pihaknya mengalihkan sebagian belanja barang dan jasa menjadi belanja modal sebesar Rp210 juta lebih, khusus untuk kebutuhan alat penunjang CAT.
"Dalam perubahan anggaran 2025 kita mengalokasikan belanja modal sebesar Rp210.801.000 untuk pengadaan alat penunjang CAT, menyusul kebutuhan mendesak di lapangan," katanya, Jumat (4/7/2025).
la menjelaskan bahwa pagu anggaran pihaknya semula sebesar Rp20.641.008.070, mengalami pengurangan menjadi Rp19.082.866.810.
Penyesuaian tersebut berasal dari pos belanja pegawai, terutama pengurangan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) setelah dilakukan perhitungan ulang berdasarkan kebutuhan riil saat ini.
"Perhitungan pagu sebelumnya sudah memperkirakan alokasi yang akan masuk, tapi pada perubahan ini kami sesuaikan kembali", jelasnya
Selain itu, pihaknya juga menggeser belanja barang dan jasa menjadi belanja modal untuk pengadaan alat CAT.
"Ini sangat penting, karena jika listrik padam, komputer bisa rusak bila tidak didukung alat tersebut," bebernya.
la menjelaskan, kebutuhan pengadaan komputer dan alat CAT bukan semata untuk pelaksanaan seleksi CPNS.
Saat ini, seluruh proses kenaikan pangkat maupun promosi jabatan golongan II ke III dan III ke IV juga wajib melalui ujian CAT.
Bahkan dalam satu tahun, ada enam periode ujian kenaikan pangkat yang harus dilaksanakan.
"Bulan Juli ini sudah ada jadwal ujian kenaikan pangkat. Jika tidak menggunakan CAT, hasilnya tidak diakui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jadi ini bukan kebutuhan biasa, tapi mendesak dan menyangkut karier ASN," tegasnya
Anak Muda Kotim Bikin Map Kota Sampit di Roblox, Ramai Diserbu Netizen dan Bawa Cuan |
![]() |
---|
Kasus Meninggal Siswi SMA di Seruyan Kalteng, Hasil Autopsi Terungkap Murni Sengaja Akhiri Hidupnya |
![]() |
---|
Teledor Bakar Sampah Sebabkan Karhutla di Belakang Bengkel Las di Kecamatan Baamang Kotim |
![]() |
---|
Karhutla di Depan City Mall Sampit, Damkar Kotim Turunkan Personel Padamkan Lahan Semak Belukar |
![]() |
---|
Laka Tunggal di Ahmad Yani Sampit Kotim, Pengemudi Luka Parah di Wajah Tabrak Pembatas Jalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.