Kotim Habaring Hurung
Kepsek SMAN 2 Sampit Kotim Sambut Baik Program Seragam Sekolah Gratis dari Pemprov Kalteng
Kebijakan pemberian seragam sekolah gratis bagi seluruh murid baru oleh Pemprov Kalteng diapresiasi Kepala SMAN 2 Sampit, dirasakan meringankan
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atau Pemprov Kalteng, menggratiskan seragam sekolah bagi siswa-siswi peserta didik baru mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Kebijakan pemberian seragam sekolah gratis bagi seluruh murid baru kelas X jenjang SMA, SMK, dan SKH negeri maupun swasta se-Kalteng ini merupakan bagian dari program sekolah gratis Gubernur Kalteng.
Kebijakan ini disambut baik oleh pihak sekolah yang berharap dapat meringankan beban orang tua murid di tengah kenaikan biaya pendidikan.
Saat ditemui, Kepala SMAN 2 Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) Kodarahim, menyampaikan bahwa bantuan seragam ini akan diberikan kepada seluruh siswa baru yang dinyatakan lulus seleksi.
Teknis pengadaan seragam pun sudah dipersiapkan, meskipun detail kedatangan barang masih menunggu informasi lanjutan.
“Teknisnya nanti siswa yang lulus ini mengisi ukuran baju, celana, sampai sepatu. Mereka menyediakan putih abu-abu, batik, pramuka, olahraga, dan sepatu,” jelas Kodarahim, Rabu (2/7/2025).
Ia menambahkan, emblem sekolah yang berbeda-beda masih menjadi pembahasan di tingkat provinsi.
“Kemarin diusulkan nama juga. Kata mereka menyesuaikan dengan dana yang ada. Emblem itu kan nama sekolah beda-beda. Itu masih dibahas mereka,” katanya.
Menurut Kodarahim, seragam bantuan tersebut akan dikirim dalam kondisi sudah jadi, menyesuaikan dengan data yang diusulkan oleh sekolah.
Pengusulan ukuran dan jumlah seragam baru dilakukan setelah pengumuman kelulusan siswa yang dijadwalkan besok.
“Tapi kalau orang tua mau bikin lagi, itu hak mereka. Mereka cari sendiri seragamnya. Yang jelas sudah dapat dari provinsi,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SMAN 2 Sampit mencatat jumlah pendaftar yang cukup tinggi tahun ini.
Ketua SPMB SMAN 2 Sampit yang juga Wakil Kepala Sekolah, Teguh Karyadi, mengatakan pendaftaran sempat membludak terutama pada hari pertama hingga ketiga.
“Total pendaftar ada 890 orang. Kuota yang diterima 432 siswa, tapi kita tidak tahu pengumuman besok,” kata Teguh.
Teguh juga merinci sebaran jalur penerimaan, yaitu domisili dengan 598 pendaftar diterima 266 siswa, jalur prestasi 176 pendaftar diterima 85 siswa, afirmasi 91 pendaftar diterima 63 siswa, dan jalur mutasi 26 pendaftar diterima 18 siswa.
Dinas Perikanan Kotim Gelar Lomba Mengaruhi, Tradisi Dayak Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong |
![]() |
---|
Terbatas Alat dan Anggaran Kendala Penangganan Jalan Drainase di Wilayah Kotawaringin Timur |
![]() |
---|
Masyarakat Soroti Jalan Rusak, Kadis Perkim Kotim Tegaskan Tak Semua jadi Kewenangan Kabupaten |
![]() |
---|
Harga Beras di Kotim Merangkak Naik, Sampel Dikirim untuk Uji Laboratorium |
![]() |
---|
Pemkab Kotim Sewakan Aset Tanah dan Bangunan Menganggur agar Jadi Sumber PAD Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.