Berita Kotim Kalteng

Kebakaran Rumah di Basirih Hulu Kotim Kalteng, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta, Diduga Korsleting

Kebakaran hebat melanda bangunan di Desa Basirih Hulu, Kotim mengakibatkan kerugian ditafsirkan mencapai Rp 200 juta, diduga karena korsleting listrik

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
zoom-inlihat foto Kebakaran Rumah di Basirih Hulu Kotim Kalteng, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta, Diduga Korsleting
Damkar Kotim untuk Tribunkalteng.com
KEBAKARAN - Nampak suasana saat kejadian kebakaran melanda bangunan di Desa Basirih Hulu, Senin malam (16/6/2025).

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Kebakaran hebat melanda bangunan di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin malam (16/6/2025). 

Insiden ini menyebabkan kerugian materil ditafsirkan mencapai Rp 200 juta. Hal itu diungkapkan Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Kotim, Hary Wahyudi.

"Iya benar (kebakatan, red) untuk korban luka maupun jiwa nihil. Kerugian baik bangunan dan isi rumah ditaksir kurang lebih Rp 200 juta," katanya saat dikonfirmas, Selasa (17/6/2025). 

Hary menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pihaknya pada pukul 18.00 WIB.

Tanpa menunda waktu, satu menit berselang, tepatnya pukul 18.01 WIB, unit-unit Damkar segera bergerak menuju lokasi.

Hanya dalam waktu beberapa menit, armada Damkar tiba di tempat kejadian perkara (TKP), yang berjarak sekitar 2 kilometer dari markas Damkar.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan penanganan selesai pada pukul 19.00 WIB. 

"Sumber api diduga dipicu korsleting listrik hingga menghanguskan bangunan tersebut," ujarnya. 

Adapun bangunan semi permanen tersebut berukuran kurang lebih 8x12 meter, pemilik rumah ini pak Mas'ud dengan penghuni empat orang.

Dia mengakui saat proses memadamkan apinpetugas cukup kesulitan karena akses jalan untuk kendaraan roda empat tidak bisa masuk, dengan jarak antara mobil dan lokasi sekitar 400 meter.

"Petugas berupaya memadamkan api menggunakan mesin alkon. Dan api bisa dipadamkan," imbuhnya. 

Adapun berdasarkan rekaman video saat kejadian yang beredar di media sosial terlihat api menyala cukup besar melahap bangunan semi permanen milik warga.

Baca juga: Januari hingga Mei 2025, Ratusan Laporan Diterima Disdamkarmat Kotim, Kebakaran Bangunan Tinggi

Baca juga: BPBD Kotim Kalteng Ajarkan Pelajar SMP Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

Insiden tersebut, sontak membuat warga sekitar panik dan segera berupaya memadamkan api kebakaran tersebut dengan peralatan seadanya.

"Petugas pemadam kesulitan untuk kelokasi tidak bisa masuk lewat jembatan kayu," tandasnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved