Berita Kotim Kalteng

Tren Baru di Sampit Kotim Kalteng Fenomena Kopi Keliling Ramah Di Kantong Pembeli

Kopi Keliling, atau yang akrab disebut Kopling, menjadi tren baru di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dirasa murah ramah di kantong

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
KOPI KELILING - Satu diantara penjual kopi Keliling bernama Ari yang berjualan di sekitar Taman Kota Sampit, Jumat (14/6/2025). 

Beberapa gerobak bahkan menawarkan kopi dengan harga mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 14 ribu. 

Hal ini membuat kopi keliling semakin diminati karena selain rasanya yang enak, harganya juga terjangkau.

Pembeli pun silih berganti datang, menciptakan suasana ramai dan meriah di sekitar gerobak Kopi Keliling. 

Baca juga: Awal dari Roti Gambung ke Kedai Kopi, H Sairullah Buka Bend Hill Coffee Bantu Kurangi Pengangguran

Baca juga: Kopi Enak dari Gerobak, Kisah UMKM Briling di Kota Cantik Palangka Raya Kalteng

Fenomena ini tak hanya menjadi peluang usaha yang menjanjikan, tetapi juga membawa warna baru bagi pecinta kopi di Sampit

Dengan konsep sederhana namun kreatif, Kopi keliling telah membuktikan bahwa inovasi dalam bisnis mampu menciptakan tren baru yang diterima baik oleh masyarakat. 

Di tengah persaingan dunia kuliner, kopi keliling hadir sebagai pilihan yang ramah di kantong, namun tetap kaya rasa.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved