Breaking News

Berita Palangkaraya

Awal dari Roti Gambung ke Kedai Kopi, H Sairullah Buka Bend Hill Coffee Bantu Kurangi Pengangguran

Bermula dari usaha roti gambung rumahan, H Sairullah kini melangkah lebih jauh di dunia kuliner dengan membuka Bend Hill Coffee di Palangka Raya

Penulis: Arai Nisari | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Arai Nisari
BARISTA - Barista Bend Hill Coffee sedang membuat kopi di gerobak depan toko Jalan Temanggung Tilung Palangkaraya, Minggu (20/4/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Bermula dari usaha roti gambung rumahan, H Sairullah kini melangkah lebih jauh di dunia kuliner dengan membuka Bend Hill Coffee.

Bukan sekadar tempat ngopi biasa, kedai kopi ini jadi bukti nyata bagaimana pelaku UMKM bisa berinovasi sekaligus menebar manfaat sosial.

Bend Hill Coffee yang mulai beroperasi sejak Maret lalu, terletak di Jalan Temanggung Tilung No 16, samping Masjid Ar-Rabbani, Palangka Raya. Kedai kopi ini mengusung konsep gerobakan di tempatkan di depan toko Roti Gambung Al-Firdaus milik H Sairullah.

Kedai ini buka setiap hari dari pukul 19.00 hingga 02.00 dini hari, menawarkan suasana hangat dan santai bagi penikmat kopi malam.

Dikelola bersama sang istri, Bend Hill Coffee jadi usaha kedua milik H Sairullah setelah roti gambung Al-Firdaus, usaha legendaris yang sudah berdiri sejak 2014 dan kini memiliki tujuh cabang di Kota Palangka Raya.

Nama Al-Firdaus sendiri sudah tak asing di telinga pecinta roti gambung di Palangka Raya.

Namun, alasan di balik lahirnya Bend Hill Coffee lebih dalam dari sekadar ekspansi bisnis.

“Saya buka ini bukan karena ikut-ikutan tren kopi. Saya ingin bantu kurangi pengangguran, terutama anak-anak muda di sekitar sini,” ujar H Sairullah, Minggu (20/4/2025) malam.

Dengan barista berpengalaman yang sebelumnya bekerja di coffee shop ternama, kedai ini tetap menjaga rasa meski resepnya sederhana.

Bukan konsep fancy, tapi penuh niat baik

Tak hanya dikenal sebagai pengusaha, H Sairullah saat ini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tabas Tutus Banjar Pahandut Raya, sebuah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang sosial dan budaya.

Baca juga: Kisah Pilu Muni Korban Kebakaran di Bukit Gloria, Ijazah dan Dokumen Penting Lain Ludes

Baca juga: Kisah Penjual Roti Pikul Berkeliling Palangka Raya, Masih Bertahan saat Maraknya Roti Modern

Langkah H Sairullah ini membuktikan bahwa UMKM bukan hanya soal usaha kecil, tapi bisa punya dampak besar, bukan hanya soal jualan, tapi tentang membuka harapan dan memberikan ruang serta pekerjaan bagi banyak orang.

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved