Kotim Habaring Hurung

Demi Pertahankan Kota Layak Anak, Pemerintah Kabupaten Kotim Terus Lakukan Evaluasi Keseluruhan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melakukan evaluasi untuk mempertahankan Kotim sebagai Kabupaten kota layak anak (KLA)

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Disdkominfo Kotim untuk Tribunkalteng.com
RAPAT KOORDINASI - Bupati Kotim, Halikinnor saat membuka kegiatan verifikasi lapangan hybrid evaluasi KLA Kotim tahun 2025, di Ruang Sampit Creative Hub, Diskominfo Kotim, Selasa (10/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengevaluasi pengembangan kota/ kabupaten layak anak (KLA) di wilayah-wilayah setempat. 

Hal tersebut untuk mempertahankan Kotim sebagai Kabupaten kota layak anak (KLA).

Untuk diketahui, Kotim tercatat meraih penghargaan sebagai KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2023.

"Kita melakukan evaluasi dan penilaian terhadap Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai kota layak anak. Pada 2023 kita ditetapkan sebagai Kabupaten layak anak nah sehingga tahun ini dievaluasi," ujar Bupati Kotim, Selasa (10/6/2025). 

Pada kesempatan itu, Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada tim penilai dari tim kemen PPPA yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. 

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap kota layak anak di daerah. 

Dia menerangkan, KLA merupakan sebuah pembangunan yang holistik, yang mencakup pemenuhan hak-hak anak.

Termasuk juga, perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi serta partisipasi anak dalam proses pembangunan, 

Halikinnor menyampaikan, dalam hal ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya seperti, Melakukan pelatihan dan sosialiasi tentang kla kepada masyarakat sistem. 

Lalu membentuk forum anak daerah di setiap kecamatan dan membangun fasilitas ramah anak.

"Untuk itu kami akan terus berupaya meningkatkan Kualitas kabupaten KLA di Kotim dengan melibatkan seluruh stakeholder, masyarakat, swasta dan dunia pendidikan," imbuhnya. 

Dia memastikan akan terus berkomitmen kuat untuk mewujudkan KLA dengan pemenuhan hak anak. 

Menurutnya, pencapaian KLA ini sangat penting untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak termasuk perlindungan khusus anak serta peningkatan kualitas hidup anak.

"Semoga dengan mengetahui penilaian KLA ini, kita dapat adanya kekuatan dan kelemahan kita, sehingga kita dapat melakukan perbaikan dan peningkatan yang lebih signifikan," tandas Halikinnor.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved