Kotim Habaring Hurung

Bupati Kotim Halikinnor Dukung Hilirisasi Tambang dan Kelapa Sawit Ikuti Instruksi Presiden

Bupati Kotim Halikinnor mendukung adanya hilirisasi tambang dan kelapa sawit di wilayah setempat, karena instruksi dari Presiden Prabowo Subianto

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
WAWANCARA - Bupati Kotim, Halikinnor diwawancarai awak media, Senin (9/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan kesiapan dan komitmen penuh untuk mendukung hilirisasi tambang dan kelapa sawit di wilayah setempat. 

Dukungan itu menjadi bagian penting dalam arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Kotim, Halikinnor menekankan bahwa Hilirisasi Industri adalah langkah strategis dalam mengangkat nilai tambah komoditas lokal serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

"Tentunya kita dukung, karena dari hilirisasi ini nilai barang menjadi meningkat 10 kali lipat, yang awalnya kita eksportir barang mentah menjadi jadi," kata Halikinnor, Senin (9/6/2025) kemarin. 

Halikinnor mengungkapkan juga secara aktif akan mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam daerah melalui peningkatan investasi disektor industri pengolahan.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Dengan mengolah bahan mentah menjadi produk setengah jadi atau produk jadi, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan kebijakan hilirisasi. 

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi yang efektif dengan pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Sinergi antara berbagai pihak adalah fondasi utama dari kesuksesan hilirisasi. Semua unsur harus bersatu dalam gerak dan tujuan,” terangnya. 

Lebih dalam, Bupati Halikinnor menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan pembangunan Lamandau yang berkelanjutan.

“Pembangunan daerah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Ini adalah kerja bersama," bebernya. 

"Dengan semangat kolaboratif, kita bisa membawa Kotim menuju kemajuan yang lebih inklusif dan kesejahteraan yang merata,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved