Kotim Habaring Hurung

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kepala DLH Kotim Pesan Kurangi Sampah Plastik

Aksi bersih-bersih oleh pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kotim peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kepala DLH ingatkan kurangi pakai plastik

|
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
BERSIH - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DLH Kotim menggelar aksi bersih-bersih di sekitaran Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kamis (5/6/2025) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 setiap 5 Juni, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi bersih-bersih. 

Aksi bersih-bersih itu sendiri berlangsung di sekitaran Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit,  Kamis (5/6/2025) pagi. 

Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. 

Terutama cara mengatasi persoalan sampah plastik guna menjaga kelestarian lingkungan.

Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup beberapa waktu yang lalu telah mengeluarkan surat yang bernomor 5.331/A/F/PKL6.1/B/05/2025.

Surat itu sendiri menginstruksikan kepada seluruh Dinas Lingkungan Hidup di seluruh Indonesia melakukan penanggulangan sampah secara serius, terutama sampah plastik.

Plt Kepala DLH Kotim, Marzuki menegaskan pentingnya aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan, terutama persoalan sampah plastik.

"Pada momen kita kita punya tekad besar untuk mengurangi sampah plastik, jadi dipusat-pusat pasar itu nantinya sampah plastik akan diperkecil," kata Marzuki. 

Bahkan Marzuki tidak memungkiri jika kedepannya perbelanjaan sudah tidak diperkenalkan memakai plastik untuk berbelanja. 

Sebagai solusi, pihaknya akan meminta para pedagang maupun penjual, jika ingin berbelanja harus membawa tempat barang belanjaannya sendiri dari rumah masing-masing. 

"Hal tersebut untuk menekan sampah plastik, jadi kedepannya tidak ada lagi produksi sampah plastik kedepan, itu yang diharapkan oleh Pemerintah Indonesia," ungkap dia. 

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kotim untuk menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai ajang bersama menghentikan polusi plastik. 

Serta mulai memilah sampah dari lingkungan terdekat. 

“Di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini mari kita hentikan polusi plastik dan mulai memilah sampah plastik. Bukan cuma dari diri sendiri, tapi juga di lingkungan sekitar," katanya. 

Lebih jauh Deni berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif secara luas. 

Sebab menurutnya, DLH atau pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan persoalan persampahan seorang diri, namun membutuhkan peran serta masyarakat. 

"Kami berkomitmen terus melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap selalu bersih," tandasnya. 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved