Berita Kotim Kalteng

Harga Beras di Pasar Keramat Sampit Kotim Terpantau Normal jelang Hari Raya Idul Adha 2025

Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah atau 2025, harga beras di Pasar Keramat Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) masih terpantau normal

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
STOK BERAS - Harga beras di Pasar Keramat Sampit, Kotim, Kalteng terpantau normal, Sabtu (31/5/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga beras di Pasar Keramat Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) masih terpantau normal. 

Harga beras saat ini mulai terpantau normal semenjak beberapa waktu yang lalu paner beras di wilayah setempat. 

Salah satu pedagang beras bernama Duan menyampaikan, bahwa harga beras masih terpantau normal karena ketersediaan stok beras di wilayah Sampit terbilang mencukupi. 

Termasuk beras dari daerah produsen Jawa dan Sulawesi tidak mengalami keterlambatan dalam proses distribusi.

Menurutnya bahwa saat ini juga sudah masuk dalam tahapan pemanenan musim tanam satu sehingga ketersediaan beras lokal dan nasional khusus di wilayah Kabupaten Kotim tercukupi dengan itu harga beras akan menjadi normal.

"Sekarang ini baru selesai pemanenan musim tanam satu jadi ketersediaan beras sangat mencukupi, kedepannya yang kita belum ketahui tapi untuk saat ini cukup," ujar Duan, Sabtu (31/5/2025). 

Untuk harga beras medium seperti Inpari Lamah dan Karau masih ada di harga jual Rp 15 ribu per kilogram. 

Selanjutnya beras Epang dan Thailand ada diangka Rp 16 ribu kilogram. 

Lalu, Lahap Rp 17 ribu per kg dan yang tertinggi beras yaitu beras Mayang yang dijual diangka Rp 20 ribu per kilogram. 

Saiful, satu diantara pembeli beras di Pasar Keramat Sampit menyampaikan bahwa harga beras di pasar tersebut saat ini sudah cukup terjangkau.

Tidak seperti pada beberapa bulan lalu, katanya, yang harga beras sampai menyentuh angka Rp 18 hingga diatas Rp 20 ribu per kilogram. 

Dengan harga yang demikian, membuat banyak pihak yang mengeluh karena kesulitan dalam menjangkau nilai jual yang cukup tinggi. 

" Untuk sekarang harga mulai dari Rp 15 sampai Rp 17 ribu, yang artinya bahwa beras di wilayah Sampit terbilang normal dan ada sedikit mengalami penurunan harga," terang Saiful. 

Selaku konsumen, Saiful berharap harga beras di Sampit terus stabil menjelang Hari Raya Idul Adha nanti. 

"Semoga harga ini tetap stabil seperti ini, meskipun saat  hari raya idul Adha harga tetap stabil agar mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat," harap Saiful.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved