Berita Kotim Kalteng

Pemkab Kotim Bakal Tata Pedagang Ayam di Luar Pasar Keramat Sampit, Masih Banyak Lapak di Dalam

Plt Kepala Dinas KUKMPP Kotim, Johny Tangkere, mengatakan bahwa pihaknya akan turun ke lapangan untuk mendata para penjual, tindak pedagang luar pasar

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PEDAGANG AYAM - Jumi dan sang anak dua diantara pedagang ayam yang berjualan di Pasar Keramat Sampit, Kotim, Kalteng, Sabtu (24/5/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Konflik antar pedagang ayam di Pasar Keramat Sampit dan para penjual ayam di luar pasar tersebut, sempat ramai beberapa waktu yang lalu. 

Hal tersebut bermula dari puluhan pedagang menggeruduk para penjual ayam yang berjualan di sepanjang Jalan Cristopel Mihing, Jalan Komplek Inhutani dan Jalan Sukabumi,

Para pedagang Pasar Keramat Sampit keberatan lantaran omzet mereka menurun usai menjamurnya para pedagang yang berjualan di luar pasar itu. 

Usai adanya perseteruan antar pedagang daging ayam, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengambil langkah penataan dilokasi tersebut.

Saat dikonfirmadi, Plt Kepala Dinas KUKMPP Kotim, Johny Tangkere, mengatakan bahwa pihaknya akan turun ke lapangan untuk mendata para penjual. 

Johny mengajak para pedagang pindah ke Pasar Keramat, yang masih memiliki puluhan kios kosong.

"Kami akan menata kembali para pedagang ayam di Pasar Keramat ini dan akan mengajak para pedagang yang berjualan di luar masuk ke Pasar Keramat lagi ," katanya, Kamis (29/5/2025) kemarin. 

Menurut Johny, keberadaan pedagang di badan jalan tentunya melanggar ketentuan daerah.

Ia mengungkapkan, para pedagang diluar pasar itu tidak membayar retribusi, sementara pedagang yang berjualan secara resmi di dalam pasar tentu membayar retribusi daerah. 

Dia mengakui dalam hal ini tidak melarang orang berdagang, namun harus di tempat yang ditetapkan.

"Ini soal keadilan juga. Pedagang di dalam pasar membayar retribusi, sementara yang di luar tidak. Nantinya akan kita tata para pedagang ayam ini didalam pasar Keramat," tegasnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved