Kotim Habaring Hurung
FBIM 2025 Kalteng, Kontingen Kotim Raih Juara 1 Lomba Masak Sukup Simpan dan Prestasi Lainnya
Cabang lomba Masak Sukup Simpan menjadi penyumbang prestasi tertinggi dengan meraih Juara 1 bagi Kontingen Kotawaringin Timur.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Kontingen Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025.
Menurut Pembina Lawang Sakepeng Kotim, Agus Sanang, ada beberapa cabang lomba berhasil meraih juara.
Hal tersebut menunjukkan kekayaan budaya daerah yang terus dilestarikan dan dikembangkan.
Baca juga: Pj Sekda Kotim Pimpin Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025, Berjuang Hadapi Tantangan Zaman
Baca juga: Lepas Kontingen Kotim Ikuti Festival Budaya Isen Mulang 2025 di Palangka Raya, Ini Harapan Pj Sekda
Baca juga: Pemkab Kotim Lakukan Tes Urine Mendadak Pada 290 Aparatur Sipil Negara
Dari data yang dihimpun, cabang lomba Masak Sukup Simpan menjadi penyumbang prestasi tertinggi dengan meraih Juara 1.
Disusul cabang Balogo yang menempati posisi Juara 3, serta Karungut yang mendapatkan Juara Harapan 1.
Sementara itu, cabang Lawang Sakepeng yang menjadi salah satu andalan Kotim, berhasil meraih Juara Harapan 2.
Mesti tidak berhasil juara pada Cabang Lawang Sekepeng yang menjadi andalan Kotim, Agus Sanang, mengaku tetap bangga dengan pencapaian anak-anak asuhnya.
"Yang pastinya kami tetap bersyukur atas hasil ini. Anak-anak sudah berlatih keras dan tampil maksimal. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” katanya.
Dirinya menambahkan, Lawang Sakepeng sebagai seni bela diri khas Dayak bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga bagaimana menjaga marwah budaya.
Menurutnya, hal terpenting dalam ajang perlombaan tradisional adalah semangat menjaga tradisi.
Selain itu, dia juga berharap Pemkab Kotim, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bisa lebih serius dan terstruktur dalam hal pembinaan dan persiapan kontingen di tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap, Disbudpar Kotim bisa lebih serius lagi dalam hal pembinaan dan suport. Dengan pembinaan yang lebih matang, saya yakin Kotim bisa bersaing lebih kuat lagi di ajang FBIM,” harapnya.
Melalui ajang ini diharapkan, semangat para peserta bisa menginspirasi generasi muda lainnya untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal Dayak.
Satu diantaranya dengan dukungan penuh dari semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.
(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)
Dinas Perikanan Kotim Gelar Lomba Mengaruhi, Tradisi Dayak Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong |
![]() |
---|
Terbatas Alat dan Anggaran Kendala Penangganan Jalan Drainase di Wilayah Kotawaringin Timur |
![]() |
---|
Masyarakat Soroti Jalan Rusak, Kadis Perkim Kotim Tegaskan Tak Semua jadi Kewenangan Kabupaten |
![]() |
---|
Harga Beras di Kotim Merangkak Naik, Sampel Dikirim untuk Uji Laboratorium |
![]() |
---|
Pemkab Kotim Sewakan Aset Tanah dan Bangunan Menganggur agar Jadi Sumber PAD Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.