Kebakaran Besar Gudang di Sampit
Damkar Kotim: Konsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab, Berikut Update Kebakaran di Sampit Kalteng
Update Kebakaran di Sampit Kalteng. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berjibaku padamkan api yang hanguskan bangunan barang rongsok dan rumah.
Penulis: Pangkan B | Editor: Nia Kurniawan
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Update Kebakaran di Sampit Kalteng. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berjibaku padamkan api yang hanguskan bangunan barang rongsok dan rumah, Sabtu (5/4/2025).
Kebakaran berlokasi di Jalan Hasan Mansyur, Gang Sukaraja, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Ati Maraahini.
“Kami menerima laporan terjadi kebakaran pada bangunan barang rongsok sekira pukul 17.10 WIB,” jelasnya.
Baca juga: Kebakaran di Sampit Kalteng, Terdengar Ledakan Saat Api Menjalar ke Tiang Bangunan
Baca juga: Breaking News, Kebakaran Besar Gudang Rongsokan di Jalan Hasan Mansyur Sampit Kotim Kalteng
Setelah menerima laporan tersebut, personel pun langsung menuju lokasi dan berhasil tiba di lokasi kebakaran sekira pukul 17.17 WIB.
Ati mengatakan bahwa proses pemadaman dan pendinginan pada objek yang terbakar berlangsung selama 2 jam.
“Jadi bangunan barang rongsok dan rumah yang terbakar merupakan milik Bapak Mariyono (60), yang mana pada rumah dihuni oleh 3 orang,” jelasnya.
Dirinya pun membeberkan dugaan sementara penyebab kebakaran pada bangunan barang rongsok dan rumah.
“Berdasarkan informasi dari pemilik, api berasal dari konsleting listrik pada colokan kabel yang panas,” terang Ati.
Akibat hal tersebut, terjadi kebakaran dan api dengan cepat menjalar dari gudang barang rongsok di belakang bangunan rumah.
Kepulan asap hitam menyebabkan adik pemilik bangunan, yakni Ibu Marni (55) mengalami sesak nafas akibat terhirup asap.
“Saat ini kita sudah dalam tahap pengdinginan dan semoga dapat segera teratasi agar api tidak kembali menyala,” ujar Plt Kadisdamkarmat.
Disdamkarmat Kotim menurunkan 4 unit kendaraan pemadam api, serta dibantu oleh PMI Loyim, Redkar Ketapi 3, Balakar Baamang, BPBD Kotim, Balakar Teluk Dalam, Polsek Baamang, PDAM Baamang, PLN, dan masyaranat setempat.
Ia mengatakan kendala saat dilapangan ialah banyak barang mudah terbakar seperti barang berbahan plastik.
Dari hasil pengumpulan informasi, bangunan yang terdampak kebakaran ialah gudang barang rongsok dan bangunan rumah.
“Untuk kerugian masih belum bisa ditafsirkan, karena pemilik rumah masih syok atas kejadian yang menimpanya,” tutup Ati Maraahini.
(Tribunkalteng.com/Pangkan)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.