Kebakaran Besar Gudang di Sampit
Kebakaran di Sampit Kalteng, Berikut Cara Khusus Memadamkan Api Diungkap Disdamkarmat Kotim
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur gunakan bahan kimia foam atau busa, Sabtu (5/4/2025).
Penulis: Pangkan B | Editor: Nia Kurniawan
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pasca kebakaran di Sampit Kalteng. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur gunakan bahan kimia foam atau busa, Sabtu (5/4/2025).
Ada cara khusus memadamkan api yang menghanguskan dua bangunan pada Jalan Hasan Mansyur, Gang Sukaraja, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat Kotim, Ati Maraahini mengatakan proses pemadaman memakan waktu dua jam lebih.
“Proses pemadaman dan pendinginan pada objek yang terbakar berlangsung selama 2 jam lebih,” terangnya.
Baca juga: Damkar Kotim: Konsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab, Berikut Update Kebakaran di Sampit Kalteng
Untuk diketahui, bahan kimia foam atau busa yang digunakan untuk pemadaman api, khususnya jenis AFFF atau Aqueous Film-Forming Foam).
Bahan tersebut sangat efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B berupa bahan cair mudah terbakar dan kelas A berupa bahan padat.
Foat atau busa akan membentuk lapisan tipis di atas permukaan bahan yang terbakar, sehingga menghalangi oksigen dan mendinginkannya.
“Kami harus menggunakan foam atau bahan kimia untuk mempercepat pemadaman api pada bangunan barang rongsok dan rumah,” ujar Ati.
Plt Kepala Disdamkarmat mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar pada bangunan lainnya.
“Setelah menggunakan foam tersebut, api dapat dikendalikan, serta kota mencegah api menjalar dan meluas pada bangujan lainnya,” terangnya.
Dirinya mengatakan agar warga lebih berhari-hati saat meninggalkan rumah, terutama saat ada aliean listrik dan kompor yang masih aktif.
Hal tersebut tentu dapat menyebabkan kebakaran akibat konsleting listrik maupun bocornya gas pada tabung dan regulator gas.
“Kami dari Disdamkarmat akan selalu siap siaga menangani situasi kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur,” tutup Ati Maraahini.
(PANGKAN/JURNALIS TRIBUN KALTENG)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.