Diduga Pelecehan Siswa di Palangkaraya
Video Viral! Diduga Driver Ojol Lecehkan Siswi SMA, Guru BK SMAN 2 Palangkaraya Beri Tanggapan
Video viral, diduga driver ojol lecehkan siswi SMA, ini tanggapan Guru BK SMAN 2 Palangkaraya
Penulis: Anita Widyaningsih | Editor: Nur Aina
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Beberapa waktu lalu beredar sebuah video viral yang memperlihatkan aksi heroik salah satu siswi dari SMAN 2 Palangkaraya.
Dalam video yang berdurasi 01.40 detik tersebut terlihat seorang driver ojol berambut kribo sedang berdebat dengan siswi SMA.
Pasalnya, diduga driver ojol tersebut melakukan pelecehan seksual kepada teman siswi tersebut.
Menanggapi hal itu, Guru BK SMAN 2 Palangkaraya, Yusnani menyampaikan bahwa saat ini sang anak sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Ia menjelaskan di sekolah pihaknya memang melakukan pelatihan terkait bullying agar siswa siswi cepat tanggap ketika menghadapi situasi buruk.
“Mereka dilatih untuk mengenali situasi seperti ini. Sebagai contoh, anak tersebut bercerita bahwa sebelumnya ia melihat seseorang mengambil foto temannya secara diam-diam. Anak itu dengan cepat berpura-pura mencharger handphonenya. Ketika diperiksa, ternyata benar bahwa orang tersebut memang benar-benar mengambil foto temannya,” jelasnya Selasa (20/8/2024).
Baca juga: Satgas PPA Kalteng Angkat Bicara Dugaan Pelecehan Seksual Driver Ojol Terhadap Siswi di Palangkaraya
Masih dilokasi yang sama Koordinator BK SMAN 2 Palangkaraya, Fatur Rahman menyampaikan pihaknya selalu memberikan edukasi mengenai bullyng dan narkoba, agar anak dapat menghadapi situasi buruk semacam ini.
“Kami selalu memberikan edukasi preventif mengenai bullying, narkoba, dan hal-hal lainnya, sehingga anak-anak terbiasa dan tanggap terhadap situasi yang tidak baik. Itulah mungkin mengapa anak tersebut bisa cepat bertindak,” jelasnya.
Kemudian Fatur menambahkan hal ini menunjukkan bahwa anak-anak kita luar biasa.
Serta pihaknya juga mengapresiasi tindakan ini, karena dapat menjadi pembelajaran bagi semua siswa, khususnya remaja.
Dimana mereka dapat belajar untuk melindungi diri sendiri maupun teman-temannya sebelum menjadi korban.
“Iya, sudah sering kali kami sampaikan. Kebetulan, antisipasi tersebut sudah berjalan baik, baik dari segi fisik, verbal, maupun nonverbal. Kami rutin menyampaikan hal ini kepada anak-anak, meskipun tidak setiap hari,” ungkapnya.
Fatur juga menyebut, guru-guru di sekolah sudah diberi pesan oleh kepala sekolah untuk selalu menyampaikan hal ini kepada siswa seiring berjalannya waktu.
Terlebih, dengan adanya program P5 yang memang bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak, termasuk kerjasama dan hal-hal lainnya.
Fatur menambahkan hal semacam ini akan terus dilakukan agar dapat menjadi dikap untuk pencegahan dan pebgamanan.
Psikolog Sebut Tindakan Heroik Siswi SMA di Palangkaraya Bentuk Kepedulian dan Keberanian |
![]() |
---|
Begini Respon Polda Kalteng Dugaan Kasus Pelecehan Drivel Ojol kepada Siswi SMA di Palangkaraya |
![]() |
---|
Satgas PPA Kalteng Angkat Bicara Dugaan Pelecehan Seksual Driver Ojol Terhadap Siswi di Palangkaraya |
![]() |
---|
Viral Driver Ojol Adu Mulut dengan Siswi SMA di Palangkaraya, Tak Terima Difoto dan Minta Dihapus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.