Viral Orangutan di Seranau Kotim

Usai Dibius Butuh Waktu 2 Jam, BKSDA Pos Sampit Akhirnya Berhasil Rescue Orangutan di Seranau Kotim

Upaya BKSDA Pos Sampit dibantu tim dari Pangkalan Bun merescue orangutan jantan di Desa Seragam Jaya membuahkan hasil, dibius 2 jam bisa dievakuasi

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
Petugas BKSDA Pos Sampit memanjat pohon untuk menurunkan orangutan yang sangkut usai berhasil dibius di Kecamatan Seranau, Kotim, Selasa (9/1/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Upaya BKSDA Pos Sampit dibantu tim dari Pangkalan Bun merescue orangutan jantan di Desa Seragam Jaya, Kecamatan Seranau, Kotim membuahkan hasil, Selasa (9/1/2024).

Petugas membutuhkan waktu sekira dua jam untuk memantau, membius, hingga akhirnya berhasil melakukan rescue setelah orangutan tersebut dua kali terkena tembakan bius.

BKSDA Pos Sampit mulai melakukan operasi rescue sekira pukul 13.40 dan sempat kehilangan jejak orangutan tersebut.

Meski begitu petugas berhasil menemukan orangutan di kebun warga sedang memakan buah.

Setelah tim dari Pangkalan Bun datang membawa obat bius, senapang serta jaring dan kandang untuk melakukan rescue sekira pukul 15.15 orangutan tersebut berhasil ditangkap.

Baca juga: Viral Orangutan Jantan Sempat Hadang Warga Kotim Kalteng, BKSDA Pos Sampit Lakukan Rescue

Baca juga: Populasi Orangutan Kalimantan Tersisa 57.350 Individu, Alih Fungsi Hutan ke Perkebunan Jadi Ancaman

Sebelumnya diberitakan, orangutan itu sudah berkeliaran di sekitar kebun warga sejak Sabtu (6/1/2024) hingga membuat warga ketakutan untuk berkebun dan melakukan aktivitas lainnya di kebun.

"Waktu warga sedang mencari rumput kemudian dihalangi oleh orangutan akhirnya warga lari ketakutan," ucap Kepala Desa Seragam Jaya Ngajo.

Ngajo menerangkan orangutan tersebut sempat berpindah-pindah sejak pertama kali di laporkan terlihat.

"Sempat pindah-pindah dan terlihat menyeberang jalan juga tapi tidak jauh," terang Ngajo.

Viral, upaya merescue orangutan jantan di Seranau Kotim, oleh personel BKSDA Pos Sampit dibantu petugas dari Pangkalan Bun, Selasa (9/1/2024).
Viral, upaya merescue orangutan jantan di Seranau Kotim, oleh personel BKSDA Pos Sampit dibantu petugas dari Pangkalan Bun, Selasa (9/1/2024). (Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

BKSDA Kalteng melakukan rescue dibantu Yayasan Orangutan Fondation Internasional (OFI), setelah sebelumnya sudah dilakukan observasi oleh BKSDA Pos Sampit.

"Ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga pada Sabtu (6/1/2024) dan hari ini kami melakukan rescue," ujar Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah.

Petugas membutuhkan dua kali tembakan bius untuk bisa melemahkan orangutan tersebut.

Saat kehilangan kesadarannya orangutan tersebut sempat tersangkut di pohon karet milik warga.

Meski begitu petugas berhasil menurunkan orangutan tersebut menggunakan tali.

Baca juga: Sepuluh Tahun Direhabilitasi di Nyaru Menteng Palangkaraya, Kini Orangutan Cici Menikmati Alam Liar

Baca juga: Pony Orangutan Kalteng, Masih Jalani Tahap Pemulihan Fisik dan Mental, Ini Kondisi Terkininya

"Setelah terkena tembakan bius dua kali orangutan berhasil dibius, tadi sempat sangkut di pohon tapi tim rescue bisa menurunkan pelan-pelan menggunakan tali," beber Muriansyah.

Orangutan yang diturunkan menggunakan tali disambut petugas lainnya dibawah menggunakan jaring.

Orangutan yang berhasil direscue diketahui berjenis kelamin jantan dan saat ini sudah di evakuasi ke kantor seksi wilayah II di Pangkalan Bun. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved