Mata Lokal Memilih

Wasekjen Demokrat Sebut Ada Kejutan Usai Anies-SBY Bertemu, Ganjar: Ada Parpol Lain Bergabung

Pertemuan Anies Baswedan dengan SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini berlangsung di Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan

Editor: Dwi Sudarlan
Instagram Anies Baswedan
Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan, Kamis (1/6/2023). 

TRIBUNKALTENG.COM, PACITAN - Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan akan ada kejutan setelah terjadinya pertemuan antara bakal Capres 2024, Anies Baswedan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (1/6/2023) hari ini.

Pertemuan Anies Baswedan dengan SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini berlangsung di Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur.

Anies Baswedan bersama rombongan tiba di lokasi pertemuan sekira pukul 13.30 WIB.

Seperti dilansir Kompas.com, hanya enam mobil rombongan Aniews Baswedan yang diperbolehkan masuk ke kawasan Museum dan Galeri SBY-Ani.

Baca juga: Hasil Survei, Ganjar Menang di Instagram-TikTok, Prabowo Kuasai Facebook, Anies Terkuat di Twitter

Baca juga: PPP Ingin Nostalgia Megawati-Hamzah Haz Terulang, Ganjar Pranowo Ungkap Kriteria Cawapres

Baca juga: Usai Relawan Dukung Prabowo, Gibran Dapat Nasihat dari PDIP, Hasto: Ada Kepentingan Politik

Dalam rombongan itu, Anies Baswedan didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kedatangan Anies disambut oleh SBY serta para petinggi Partai Demokrat yang kemudian melakukan pertemuan tertutup.

Sekitar pukul 15.00 WIB, terlihat SBY keluar dari ruang pertemuan menuju gedung yang berada di sisi timur.

Dan, dua jam kemudian, rombongan Anies Baswedan meninggalkan kawasan museum.

Ketika meninggalkan lokasi, seluruh kaca mobil tertutup. 

Kepada pers, Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan, akan ada kejutan pasca-pertemuan itu.

"Yang pasti nanti ada kejutan. Untuk hasil rapat, nanti pasti disampaikan resmi," katanya.

Anies Baswedan merupakan bakal Capres 2024 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang terdiri Partai NasDem, PKS dan Partai Demokrat.

Koalisi partai tersebut masih menjaring bakal Cawapres 2024 untuk Anies Bsaswedan.

Di antara para bakal calon itu ada AHY, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher). 

Parpol lain dukung Ganjar

Di Jakarta, bakal Capres 2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo mengungkapkan dalam waktu 1-2 hari ini akan ada partai lain yang bergabung.

Partai ini akan bergabung dengan PDIP dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan) yang mengusung Ganjar Pranowo.

"Insya Allah dalam beberapa waktu pendek ini akan ada partai lagi yang bergabung," kata gubernur Jawa Tengah ini, Kamis (1/6/2023).

Namun, Ganjar Pranowo enggan membeberkan partai maupun ciri-ciri warna partai politik tersebut.

"Soal partai yang mengusung, partinya yang mana, kita tunggu dalam dua hari ini akan mendapatkan beritanya," ujar dia.

Ganjar Pranowo juga mengatakan, menghormati sejumlah opsi bakal calon Cawapres 2024 yang akan diajukan oleh sejumlah partai politik pengusungnya.

Dikatakan dia, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri berpesan untuk bermusyawarah terlebih dahulu sebelum memutuskan bakal cawapres.

"Bu Mega sudah menyampaikan 'Kumpul dulu kita bicara dulu, setelah itu cawapresnya akan kita dudukkan siapa calon yang paling pas'," kata Ganjar.

sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP Mardiono menyebut partainya akan  mengusulkan dua nama sebagai calon pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. (*)

 

 

 

( Kompas.com )

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved