Berita Kalbar

Warga Pemangkat Sambas, Digegerkan Penemuan Pria Meninggal Tak Wajar Terikat Bekas Tali Ayunan

Warga Pemangkat Sambas digegerkan dengan adanya penemuan seorang pria yang meninggal secara tak wajar terikat bekas tali ayunan di rumahnya.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI.Warga Pemangkat Kota Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, digegerkan dengan adanya penemuan seorang pria yang meninggal secara tak wajar terikat bekas tali ayunan di rumahnya. 

TRIBUNKALTENG.COM. SAMBAS -Warga Pemangkat Sambas digegerkan dengan adanya penemuan seorang pria yang meninggal secara tak wajar terikat bekas tali ayunan di rumahnya.

Belum diketahui persis penyebab hingga korban yang diduga melakukan tindakan tak wajar tersebut di rumahnya. Namun saat ini petugas telah menangani kasus yang menggegerkan warga setempat tersebut.

Informasi terhimpun menyebutkan terungkapnya penemuan seorang pria yang meinggal secara tak wajar tersebut, setelah seorang rekannnya yang datang ke rumah korban untuk membeli televisi.

Dia kaget melihat korban yang meninggal terikat seutas tali bekas ayunan di dalam rumahnya yang saat itu pintunya terbuka atau tidak terkunci.

Baca juga: Prostitusi Online di Banjarbaru, Satpol PP Amankan 13 Orang Diantaranya Masih di Bawah Umur

Baca juga: Memalak & Mencuri 4 Arco, Dua Bersaudara di Palangkaraya Diamankan Tim PPRC Polda Kalteng

Baca juga: Pasutri Pengedar Narkoba di Kotim Ditangkap, Berupaya Hilangan Barbuk Ketahuan Petugas & warga

Warga Desa Pemangkat Kota pun geger dengan penemuan jasad di Jalan Banjar Pesisir RT 04 RW 04 tersebut.

Penemuan jasad beridentitas Yuslijar diduga gantung diri dengan sutas tali, Rabu 28 September 2022.

Kapolsek Pemangkat AKP Hoerrudin mengungkapkan korban Y diduga meninggal bunuh diri di rumahnya di Jalan Banjar Pesisir RT 04 RW 04 Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

"Pada Rabu, 28 September 2022 sekira pukul 17.30 WIB bertempat di Rumah Korban Yuslijar, Banjar Pesisir RT 004 RW 004 Desa Pemangkat Kota, Pemangkat, Kabupaten Sambas telah ditemukan mayat seorang laki-laki Yuslijar dalam keadaan tergantung," kata AKP Hoerrudin, Kamis 29 September 2022.

Dia mengungkapkan kronologis penemuan jasad korban Y tergantung pertama kali ditemukan oleh Pahmi yang mana pada saat itu dia ingin bertemu dengan korban karena sudah berjanji akan membeli 1 unit televisi milik korban.

"Pada saat ingin menemui korban, dia mendatangi rumah korban yang mana pada saat didatangi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka, kemudian saksi memanggil korban namun korban tidak menjawab," katanya.

Kemudian, lanjut dia, saksi masuk melewati pintu rumah yang terbuka tersebut. Ketika masuk ke rumah korban, saksi telah melihat korban dalam keadaan tergantung pada seutas tali tambang diameter kurang lebih 1 cm yang mana ujung tali tersebut diikat pada kayu rumah atau kayu dek.

Baca juga: Mal Pelayanan Publik Kotim Tahun 2023 Operasional, Akan Melayani 252 Jenis Pelayanan Masyarakat

Baca juga: Dengan Berbagai Alasan Enam ASN Kotim Ajukan Pensiun Dini, Selama Bulan Januari-September 2022

Baca juga: Hari Rabies Sedunia 2022 di Kotim, Ratusan Anjing dan Kucing Peliharaan Warga Sampit Divaksin

"Bekas tali ayunan dan ujung satunya dimasukkan atau dikalungkan di leher korban dengan jarak kaki dengan lantai 20 cm," ucapnya.

Dia menambahkan, setelah melihat korban tergantung dalam keadaan meninggal saksi memberitahu tetangga korban dan melapor ke Polsek Pemangkat.

"Sesaat setelah melihat hal tersebut saksi langsung keluar rumah korban dan memberitahukan kepada tetangga sekitar rumah korban. Kemudian melaporkan ke kantor Kepolisian Sektor Pemangkat," tuturnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Kapolsek Pemangkat Ungkap Kronologi Kejadian Penemuan Jasad Pria yang Ditemukan Meninggal Tak Wajar

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved